Fachrul Hidayat: Bisnis
News Update
Loading...
Showing posts with label Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Bisnis. Show all posts

Thursday, 7 November 2019

Ukuran Kandang Ideal untuk Ayam Petelur

ukuran kandang ayam petelur

Kandang adalah bagian yang tak terpisahkan dari komponen utama keberhasilan usaha ayam petelur. Kandang berfungsi sebagai tempat tinggal ayam sehari-hari. Untuk itu, peternak perlu menyiapkan lingkungan kandang yang ideal dan nyaman bagi ayam agar terhindar dari stres sehingga diperoleh tingkat pertumbuhan dan produktivitas yang optimal dari ayam tersebut.
 

Dalam beberapa ulasan saya tentang usaha ayam petelur, saya selalu mengingatkan bahwa usaha ayam petelur ini bukanlah usaha baru, melainkan sudah dikerjakan oleh banyak orang selama puluhan tahun. Banyak yang sukses sampai menjadi peternak besar, namun tak sedikit juga yang gagal ditengah jalan. Anda yang sedang atau tertarik untuk menggeluti usaha ini sebaiknya konsisten pada prinsip bahwa usaha ini memerlukan pengetahuan yang komprehensif agar bisa berkembang dan tak sampai kandas di tengah jalan.

Bentuk dan ukuran kandang adalah salah satu bagian yang memerlukan perhatian, sebab fungsinya yang krusial sebagai tempat tinggal ayam. Baik buruknya kandang akan turut menentukan sejauh mana sebuah usaha ayam petelur bisa bergerak maju.

Bagaimana bentuk kandang ayam petelur yang baik? Berapa ukuran kandang baterai? Seperti apa kandang sistem umbaran? Berapa luas lahan yang dibutuhkan untuk kandang ayam petelur? Ayo kita simak ulasan berikut.

Baca juga:

Metode Perkandangan Ayam Petelur


Dewasa ini di kenal beberapa jenis perkandangan dalam peternakan ayam petelur modern, yaitu sistem umbaran, kandang postal, dan kandang baterai. Ketiga metode perkandangan tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

kandang umbaran ayam petelur


Ayam Petelur Sistem Umbaran


Sistem umbaran biasa juga disebut peternakan tanpa kandang. Dengan metode ini, ayam tidak dikandangkan melainkan dibebaskan berkeliaran dalam suatu area. Cukup diberi pagar mengelilingi area tersebut agar ayam tidak liar atau beresiko hilang. Untuk memudahkan mengumpulkan telur, bisa dibuat bangunan di dalam area sebagai tempat untuk ayam bertelur.

kandang umbaran ayam petelur

Kelebihan ayam petelur sistem umbaran yaitu biaya pakan akan berkurang secara drastis, sebab ayam bisa mendapatkan tambahan pakan dari lingkungan. Selain itu, secara fisik ayam juga lebih sehat karena sehari-hari bisa bergerak dengan bebas. Namun sistem umbaran ini lebih rawan terhadap resiko dari luar. Misalnya ancaman cuaca dan suhu yang tak menentu bisa saja membuat ayam mudah terserang penyakit.


Di Indonesia, sistem umbaran tidak popular, namun diluar negeri sistem ini banyak digunakan. Ada kondisi tertentu yang menyebabkan peternak diluar negeri banyak menggunakan sistem umbaran. Salah satunya adalah adanya organisasi perlindungan hewan yang melarang peternakan hewan di kandang sempit.



Kandang Postal


Kandang postal adalah kandang yang menggunakan lantai sebagai tempat ayam. Lantai untuk kandang postal bisa dibuat dua model. Pertama yaitu model litter, dimana kandang rata dengan tanah dan yang kedua yaitu model slat atau berbentuk panggung. Kandang postal memungkinkan ayam bergerak leluasa di dalam area kandang. Untuk tempat bertelur disediakan tempat khusus yang diletakkan di beberapa sisi kandang yang mudah ditemukan oleh ayam.

Ayam petelur kandang postal via caraternak.info
Di Indonesia, kandang postal banyak digunakan untuk ayam petelur pada fase starter dan grower. Setelah memasuki fase layer atau masa produksi, ayam akan dipindahkan ke kandang baterai.

Baca juga:


Kandang Baterai


Kandang baterai adalah kandang yang berbentuk sangkar berisi satu atau dua ekor ayam petelur yang disusun berderet memanjang. Pada kandang baterai, pakan dan minum untuk ayam disiapkan sepenuhnya oleh peternak dan diberikan melalui talang yang disediakan di depan kandang.

Ayam petelur kandang baterai via hobiternak.com

Kandang baterai adalah kandang yang paling populer di Indonesia untuk ayam petelur pada fase layer atau masa produksi. Keunggulan utama kandang ini adalah lebih praktis dalam memberi pakan dan mengumpulkan hasil telur, mudah untuk melakukan vaksinasi dan membersihkan kotoran, dan tentunya lebih mudah untuk memonitoring kesehatan dan produktivitas ayam per ekor. Selain itu, daya tampung kandang baterai lebih optimal dibandingkan metode kandang lain dengan ukuran lahan yang sama.


Model dan Tipe Kandang Baterai Ayam Petelur


Kandang baterai bisa dibuat dalam banyak model dan tipe, sesuai dengan ketersediaan lahan, modal, dan tentunya selera peternak. Peternak harus mempertimbangkan dengan matang pemilihan model dan tipe kandang ini. 

Kandang baterai ayam petelur bisa dibuat dengan model melantai setara tanah dan bisa juga dibuat panggung. Pemilihan model inilah yang pertama kali harus dipertimbangkan dalam pembuatan kandang ayam petelur.
ukuran kandang ayam petelur
Kandang yang dibuat melantai tentu lebih ekonomis dibandingkan kandang panggung karena menggunakan material bangunan yang lebih sedikit. Namun kandang panggung memiliki keunggulan sendiri. Pertama, kotoran ayam akan jatuh lebih jauh dari ayam sehingga mengurangi dampak zat amoniak terhadap ayam. Zat amoniak yang dihasilkan dari kotoran ayam pada jumlah yang tinggi dapat memicu munculnya penyakit pada ayam. Disamping itu, dengan kandang panggung, kotoran ayam lebih mudah dibersihkan.

ukuran kandang ayam petelur

Keunggulan kedua, sistem ventilasi kandang panggung lebih baik dari pada kandang lantai, sebab model panggung memungkinkan udara yang masuk ke kandang lebih banyak. Udara bisa berhembus diatas dan dibawah kandang. Ventilasi yang baik ini dapat membantu mengurangi suhu panas pada siang hari saat terik matahari.

Baca juga:
Setelah memutuskan apakah menggunakan model kandang lantai atau kandang panggung, selanjutnya adalah menentukan tipe kandang.

Kandang baterai dapat dibuat dalam beberapa tipe yang banyak dikenal dengan tipe V, tipe VV, tipe A, dan tipe AA. Nama-nama tipe kandang ini diberikan sesuai bentuknya yang mirip huruf V dan A. 


desain kandang baterai ayam petelur
Gambar diatas adalah kandang ayam petelur tipe VV dan AA. Untuk lahan yang sempit, kandang bisa dibuat lebih ramping dengan tipe V atau A.

Kandang ayam petelur dibuat memanjang dengan menyesuaikan jumlah populasi ayam. Semakin banyak populasi, maka semakin panjang pula bangunan kandang. Model dan tipe kandang diatas juga dapat ditambahkan dengan berjejer ke samping untuk jumlah populasi yang lebih besar.

 

Ukuran Kandang Ayam Petelur


Berdasarkan beberapa referensi dan pengalaman saya, kandang ayam petelur yang baik adalah dengan model panggung. Banyak penelitian ilmiah yang mendukung hal tersebut. Sedangkan untuk tipe kandang, bisa dipilih berdasarkan bentuk lahan dan ketersediaan modal.

Untuk kandang tipe VV dan AA berukuran lebar 7000 mm atau 7 meter. Sedangkan kandang tipe V atau A berukuran lebar 3500 mm atau 3,5 meter. Sementara untuk panjang kandang menyesuaikan dengan jumlah populasi ayam.

desain kandang baterai ayam petelur
Misalkan untuk populasi ayam 1000 ekor dengan kandang tipe VV atau AA, membutuhkan kandang baterai berukuran 7 x 14 meter. Jadi lahan yang disiapkan untuk bangunan kandang tidak bisa lebih kecil dari 7 x 14 meter. 

Untuk populasi ayam yang sama, kandang tipe VV lebih ekonomis dibanding tipe V, sebab lebih efektif dalam penggunaan material kandang terutama pada bagian atap.
desain kandang baterai ayam petelur
Bagi rekan-rekan peternak yang membutuhkan gambar detail ukuran kandang ayam petelur model VV, boleh mengirimkan email atau menghubungi saya langsung via instagram seperti biasa. Kebetulan saya membuat gambarnya dan telah di terapkan di beberapa kandang ayam petelur milik saya sendiri. Saya dengan senang hati akan membagikan secara cuma-cuma kepada rekan-rekan peternak yang membutuhkan, sembari berharap saran dari rekan-rekan untuk perbaikan kandang ayam saya kedepan.

Baca juga:

Kesimpulan 


Kandang memiliki fungsi yang sangat penting dalam usaha ayam petelur. Kandang melindungi ternak dari hujan, suhu panas dan dingin yang tidak menentu, serta dari ancaman pemangsa. Selain penentuan lokasi yang baik, pemilihan model dan tipe kandang sangat dibutuhkan untuk mencapai tingkat pertumbuhan dan produktivitas ayam petelur.

Kandang ayam petelur pada fase layer atau masa produksi yang ideal dan paling populer digunakan peternak di Indonesia yaitu kandang baterai dengan model panggung. Kandang baterai dapat dibuat tipe VV, AA, V, atau A, menyesuaikan dengan ketersediaan lahan. Ukuran lebar kandang tipe VV dan AA yaitu 7 meter, sedangkan ukuran lebar untuk kandang tipe V dan A yaitu 3,5 meter. Sementara untuk ukuran panjang kandang menyesuaikan dengan jumlah populasi ayam petelur.

Baik buruknya kandang akan turut menentukan keberhasilan usaha ayam petelur. Untuk itu diperlukan perencanaan yang matang sebelum memulai pembangunan kandang. Kandang yang nyaman bagi populasi ayam akan menjaga usaha ayam petelur terus bertahan dan semakin maju di masa depan.

Wednesday, 30 October 2019

Cara Menghitung Komposisi Pakan Ayam Petelur

komposisi pakan ayam petelur

Pakan adalah bagian paling krusial dalam usaha ayam petelur. Baik tidaknya program pakan yang diterapkan kepada ayam berdampak pada bagian lain, seperti tingkat produksi, penyakit, dan lingkungan kandang.

Pakan mempengaruhi tingkat produksi ayam petelur. Penerapan pakan dengan kandungan gizi yang sesuai adalah salah satu penentu agar produksi telur menjadi stabil. Sebaliknya, kesalahan komposisi pakan dapat menurunkan tingkat produksi, bahkan membuat ayam mogok bertelur sebelum waktunya.


Pakan yang baik adalah yang segar dan baru. Pakan yang terlalu lama disimpan, kotor, atau berbau memungkinkan telah mengalami penurunan gizi dan mengandung bakteri yang dapat memicu munculnya penyakit. Disamping itu, pakan yang tidak sehat menghasilkan kotoran ayam yang berbau menyengat dan tidak nyaman untuk lingkungan kandang.


Baca juga:
Komposisi pakan ayam petelur harus mengandung gizi tertentu untuk bertahan hidup dan juga memproduksi telur. Pakan ini bisa diperoleh dengan tiga cara. Pertama, membeli pakan yang telah siap konsumsi dari pabrikan. Pakan jenis ini dapat langsung diberikan kepada ayam. Kedua, membuat pakan sendiri dengan bahan-bahan tertentu yang tersedia di lingkungan sekitar. Ketiga, yang merupakan perpaduan dari keduanya, dimana kita membeli konsentrat, zat sumber protein dari pabrikan, lalu dicampurkan dengan makanan utama berupa jagung dan bekatul.

Cara ketiga adalah cara yang paling banyak dilakukan peternak ayam petelur, terutama peternak dengan populasi menengah, sebab lebih ekonomis dibandingkan cara pertama, dan lebih praktis dibandingkan cara kedua. Tengah-tengah lah istilahnya.


Lalu bagaimana komposisi pakan yang tepat untuk ayam petelur dengan kandungan konsentrat, jagung, dan bekatul? Berapa persen kandungan konsentrat? Berapa jagung dan bekatul? Bagaimana perbandingannya? Bagaimana cara menghitungnya? Mari kita uraikan dengan jelas.




Pakan Ayam Petelur Berdasarkan Umur


Apakah konsumsi pakan ayam petelur berbeda-beda untuk setiap tingkatan umur? Iya, berbeda. Konsumsi pakan terhadap umur berbeda berdasarkan jenis atau strain dari ayam petelur. Banyaknya konsumsi pakan dikeluarkan oleh perusahaan yang meneliti dan menghasilkan strain ayam petelur tersebut.
 

Berikut ini adalah konsumsi pakan ayam petelur strain Hy-line yang dikeluarkan oleh perusahaan Hy-line Internasional.
 konsumsi pakan ayam petelur

Tabel diatas adalah konsumsi pakan perhari untuk ayam petelur Hy-line pada fase pertumbuhan yaitu umur 1-17 minggu. Tampak dalam tabel bahwa ukuran pakan berbeda dan terus meningkat pada setiap tingkatan umur. Pada umur 4 minggu misalnya, ukuran pakan adalah 27-29 gr/ekor/hari. Pada umur 17 minggu, sebelum ayam memasuki fase produksi di umur 18 minggu, ukuran pakan adalah 78-82 gram/ekor/hari. 


Memasuki fase produksi, dari umur 18 minggu sampai 100 minggu, konsumsi pakan terus meningkat seiring dengan bertambahnya bobot ayam serta kebutuhan gizi untuk memproduksi telur. Terlihat di tabel, konsumsi pakan menyentuh angka 100 - 177 gr/ekor/hari dari umur 34 minggu sampai 46 minggu. Angka tersebut masih terus bertambah sampai memasuki masa afkir di umur 100 minggu. Tabel selengkapnya bisa ditemukan di dokumen Hy-line Internasional.



Komposisi Pakan Ayam Petelur


Berdasarkan sebagian besar referensi dan pengalaman peternak, pakan ayam petelur yang dibuat dengan campuran jagung, konsentrat, dan bekatul, akan mencapai nilai gizi terbaik dengan perbandingan 50:30:15, dimana jagung sebesar 50%, konsentrat sebesar 35% dan bekatul sebesar 15%. Namun ada juga peternak yang menerapkan perbandingan komposisi pakan berbeda, tentu dengan pertimbangan dan pengalaman masing-masing.

Baca juga:
kandungan pakan ayam petelur

Menghitung Komposisi Pakan Ayam Petelur


Setelah mengetahui ukuran dan perbandingan komposisi pakan ayam petelur, selanjutnya kita bisa menghitung sendiri berapa jumlah pakan yang dibutuhkan perhari sesuai dengan umur dan populasi ayam kita.

Untuk memudahkan contoh perhitungan, kita misalkan saja ayam petelur kita adalah strain Hy-line dengan populasi sebanyak 1000 ekor pada umur 15 minggu. Berapa kebutuhan pakan perhari? Berapa kandungan jagung, konsentrat, dan bekatul?

komposisi pakan ayam petelur

Kebutuhan Pakan Perhari


Pada umur 15 minggu, konsumsi pakan ayam adalah 72-76 gram/hari/ekor. Kita ambil tengahnya saja yaitu 74 gram/hari/ekor. Maka:

Kebutuhan pakan untuk 1000 ekor = 1000 x 74 gram = 74.000 gram atau 74 kg.

Jadi kebutuhan pakan per hari yaitu 74 kg.


Komposisi Pakan Perhari


Selanjutnya kita menghitung berapa komposisi jagung, konsentrat, dan bekatul dalam pakan sebesar 74 kg tersebut.

Kandungan jagung adalah 50 %, maka:
Jumlah jagung = 50 x 74 kg : 100 = 37 kg


Kandungan konsentrat adalah 35 %, maka:
Jumlah konsentrat = 35 x 74 kg : 100 = 26 kg

Kandungan bekatul adalah 15 %, maka:
Jumlah bekatul = 15 x 74 kg : 100 = 11 kg

Dengan perhitungan seperti diatas maka kita dapatkan bahwa untuk populasi 1000 ekor ayam petelur pada umur 15 minggu, membutuhkan 74 kg pakan perhari, yang terdiri dari 37 kg jagung, 26 kg konsentrat, dan 11 kg bekatul.

Untuk ayam petelur dengan jumlah populasi dan umur yang berbeda, dapat dihitung kembali seperti contoh perhitungan diatas dengan menyesuaikan konsumsi pakan berdasarkan umur ayam.

komposisi pakan ayam petelur

Baca juga:

Ulasan


Pakan ayam petelur yang dibuat dengan campuran jagung, konsentrat, dan bekatul adalah cara penerapan pakan yang banyak digunakan peternak, terutama peternak dengan populasi menengah. Ukuran pakan ayam petelur berbeda berdasarkan umurnya, dan perbandingan komposisi pakan yang banyak digunakan yaitu jagung sebanyak 50 %, konsentrat sebanyak 53 %, dan bekatul sebanyak 15 %. 

Penerapan pakan adalah bagian yang krusial dalam peternakan ayam petelur. Untuk itu perlu perhitungan yang teliti agar campuran pakan yang dibuat memenuhi kandungan gizi yang dibutuhkan ayam. Pakan yang baik menentukan tingkat kesehatan dan produktifitas ayam petelur.

Monday, 7 October 2019

Review Servis Printer Epson - Gratis Klaim Garansi

Printer atau mesin cetak saat ini sudah bukan barang asing lagi dalam lingkungan sehari-hari. Mesin ini banyak digunakan oleh perusahaan untuk mencetak dokumen usaha maupun dimiliki oleh perorangan seperti pelajar dan mahasiswa untuk mencetak surat. Saya tertarik menulis tentang layanan servis printer Epson ini setelah beberapa hari lalu saya mengunjungi salah satu outlet service center Epson di Makassar, dan saya cukup terkesan dengan pelayanannya yang cepat dan bersahabat.


servis printer epson

Perkembangan Printer Epson


Epson adalah salah satu produsen printer terkemuka yang merajai industri printer di berbagai belahan dunia. Perusahaan yang berbasis di Singapura ini telah berdiri selama lebih dari 30 tahun dan terus mengembangkan teknologi terkait dunia percetakan seiring tantangan kebutuhan konsumen yang semakin kompleks.

Di Indonesia, Epson berdiri sejak Oktober tahun 2000 dan berkantor pusat di Jakarta namun telah menjangkau 114 kota besar di Indonesia. Sebagai pemimpin teknologi dibidangnya, Epson ditunjang dengan infrastruktur outlet layanan yang komprehensif, service center yang mudah ditemui, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

servis printer epson

Jika anda sedang menimbang-nimbang hendak membeli printer merek apa, maka printer Epson adalah salah satu pilihan terbaik. Jika anda pemakai printer Epson dan mesin printer anda sedang rusak, maka jangan berduka, Epson memiliki layanan servis yang siaga membantu mengatasi masalah mesin anda.


Layanan Servis Printer Epson


Layanan servis printer Epson tersebar di banyak kota di Indonesia sebagai bentuk layanan Epson terhadap konsumen mereka. Biasanya beberapa pengguna printer Epson, termasuk saya, tak jarang lebih memilih memperbaiki masalah printer mereka ke toko printer umum karena lebih murah. Namun sebenarnya, memperbaiki printer di layanan servis printer Epson jauh lebih menguntungkan, sebab mesin printer anda akan ditangani oleh teknisi terlatih yang paham betul masalah printer Epson.

Baca juga: Belajar PLTA di Program Hydropower Development - NTNU Norwegia


servis printer epson


Garansi Printer Epson


Umumnya Epson memberikan garansi satu tahun untuk setiap pembelian mesin printer mereka. Jadi jika printer Epson anda rusak sebelum satu tahun sejak hari pembelian, maka anda berhak melakukan perbaikan dengan biaya gratis.

Ketentuan Garansi Printer Epson

Untuk dapat melakukan klaim garansi, perlu mempertimbangkat beberapa ketentuan garansi printer Epson sebagai berikut:

1. Tidak merusak segel/stiker garansi resmi printer
2. Tidak membongkar printer dan merubah sparepart yang ada
3. Tidak memodifikasi printer dan merubah cara kerjanya
4. Tidak mengisian ulang tinta printer yang tidak asli

Biasanya jika peraturan diatas tidak terpenuhi, maka klain garansi gratis tidak bisa dilakukan. Namun demikian, perbaikan selalu bisa dilakukan tapi dengan biaya yang tentunya menyesuaikan dengan tingkat kerusakan.

Baca juga: Mengenal Turbin PLTA


servis printer epson


Syarat Klain Garansi Printer Epson

Beberapa syarat melakukan klaim garansi printer Epson adalah:

1. Nota pembelian dan kartu garansi yang lengkap
2. Tidak melebihi standart cetak yang telah di batasi selama masa garansi.
3. Stiker garansi Epson yang biasanya terdapat didalam printer, masih utuh dan tidak rusak.


Cara Mengecek Online Garansi Printer Epson

Sebagai pengguna printer Epson, kita dapat melakukan pengecekan garansi secara online melalui website resmi Epson.


servis printer epson


Adapun cara melakukan pengecekan garansi online sebagai berikut:

1. Buka website resmi Epson Indonesia disini.
2. Lalu pilih tab 'support' lalu klik 'check warranty'.
3. Pada kolom yang tersedia, masukkan serial number printer anda.
4. Selanjutnya anda bisa mengetahui masa berlaku garansi untuk printer Epson anda.

Baca juga: Camping di Padamarari, Selayang Pandang Danau Poso

Ulasan


Menurut saya, Epson sebagai pemimpin teknologi di bidang percetakan, cukup handal dalam pelayanan servis. Outlet service center tersebar di banyak kota dengan teknisi yang tentunya lebih paham permasalahan printer Epson. Klaim garansi mudah dilakukan asalkan memenuhi ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan saat pembelian.

Epson perlu memperluas lagi oulet service center, tak hanya di kota besar namun juga menjangkau pelosok, mengingat pengguna printer Epson kini bukan hanya masyarakat kota besar tapi juga kota yang sedang berkembang, bahkan sampai ke desa-desa.

Thursday, 19 September 2019

Blog Mechanical Engineering Terbaik Indonesia


Dewasa ini teknologi berkembang begitu cepat. Berbagai inovasi terus berkembang untuk memudahkan pekerjaan manusia di berbagai sektor. Salah satu sektor yang berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir adalah teknologi internet. Perkembangan teknologi internet ini bisa dikatakan terjadi hampir setiap detik, sangat cepat.

Perkembangan teknologi internet memberi dampak positif terhadap dunia pendidikan. Dengan memanfaatkan fasilitas internet, kini belajar tentang sesuatu mudah saja dilakukan, tak hanya melalui buku-buku. Dimana saja kita bisa mengakses informasi dan pengembangan ilmu yang kita inginkan melalui internet. Ada banyak website maupun blog yang tersedia di internet yang ditulis oleh orang yang lebih paham tentang suatu topik, dan kita sebagai pembaca tinggal memilah-milah informasi mana yang kita butuhkan.

Ilmu Mechanical Engineering juga menjadi topik yang banyak tersebar dan dicari di internet, baik oleh para pelajar maupun pekerja profesional. Saya sendiri sering mengunjungi beberapa website dan blog tersebut. Memilih sumber referensi dari website dan blog tentang topik ini tidak hanya harus informatif namun juga dapat memberi solusi yang tepat sesuai permasalahan yang kita hadapi. Nah, berikut ini adalah beberapa website dan blog yang membahas topik Mechanical Engineer yang menurut saya sangat informatif dan bisa menjadi sumber referensi.

Migas Indonesia

 


Website yang bernama Migas Indonesia Online ini didirikan tahun 2002 untuk tujuan menjadi media informasi seputar dunia Minyak dan Gas Bumi (Migas) Indonesia. Pembahasan dalam website ini begitu luas dan menjakau banyak tema seputar dunia Mechanical Engineering terutama yang terkait dengan sektor Migas. Yang membuat website ini istimewa adalah karena sebagian besar informasi yang tersedia di website ini adalah hasil diskusi para praktisi dan profesional melalui Mailing List Yahoo Group yang kemudian dirangkum. Alhasil pembahasannya selain informatif tentunya sangat kontekstual dan sesuai dengan lapangan, bukan hanya teori saja.

Anda bisa langsung mengunjungi website ini disini: Migas-Indonesia.Com

Pujangga Piping Blog

 


Blog sederhana yang dikelola oleh Mas Iwan Agung Dwi Saputra ini adalah idola saya sejak masih kuliah sampai sekarang. Sesuai namanya, blog ini banyak membahas seputar ilmu perpipaan. Mas Iwan ini adalah seorang praktisi senior di bidang Piping, sehingga tulisan-tulisannya sangat informatif. Selain itu, beliau juga cukup ramah dan tak sungkan-sungkan membalas pertanyaan-pertanyaan pengunjung blognya melalui kolom komentar. Sukses selalu, Mas Iwan dan blognya !

Bagi anda yang ingin mengunjung blog ini disini: Pujangga Piping 

Sampai hari ini baru beberapa website dan blog diatas yang saya rekomendasikan untuk menjadi sumber informasi seputar Mechanical Engineering. Sekali lagi parameter saya dalam memilih ini bukan hanya dari isi blog yang informatif namun juga harus dapat memberi solusi dari topik permasalahan yang saya hadapi. Saat ini saya sedang membaca beberapa blog lain yang juga membahas tentang Mechanical Engineering, dan nanti akan saya tambahkan ke daftar ini jika menurut saya sudah nyaman di hati. Hehe

Tuesday, 17 September 2019

PLTA Poso, Bukan Proyek Pembuktian Insinyur Lokal

"Setelah hari kita menyaksikan pengujian hari ini, melanjutkan pengujian-pengujian sebelumnya, maka kami nyatakan PLTA ini berhak mendapatkan rekomendasi Laik Sinkron dan Laik Bertegangan dengan sistem jaringan 275 KV."

PLTA Poso, Surge Tank, Water Tank

Kalimat diatas meluncur santai dari Bapak Suwito Soeleman, Penanggung Jawab Teknik PT. Surveyor Indonesia, sore ini di ruangan meeting proyek PLTA Poso I, proyek pembangkit listrik yang sedang kami kerjakan. PT. SI ini adalah perusahaan independen yang ditunjuk untuk melakukan verifikasi terhadap PLTA Poso I, apa benar sudah siap berfungsi atau belum. Pernyataan Pak Suwito ini diikuti dengan penandatanganan beberapa dokumen yang menandakan bahwa pembangkit listrik kami siap menerima tes beban dari PLN.

Kami yang berada di ruangan, begitu senang. Beberapa teman bertepuk tangan, sepertinya ada yang terharu sampai berkaca-kaca matanya. Bukan kenapa, untuk bisa sampai ke tahap ini, tidak begitu mudah untuk sebagian dari kami, termasuk saya, yang masih muda dan minim pengalaman kerja. Namun perusahaan ini percaya-percaya saja pada kemampuan kami.


Saat baru tiba dari Jakarta beberapa hari lalu, Pak Suwito dalam sambutannya menyampaikan begini:

"Saya sudah berkeliling melakukan verifikasi pembangkit listrik seperti ini di beberapa wilayah di Indonesia, namun baru kali ini ruangan seperti ini dipenuhi anak-anak muda. Ini perusahaan yang unik. Biasanya perusahaan pembangkit listrik yang besar, ada konsultan sendiri, kontraktor sendiri, pekerjaannya ada sub kontraktor masing-masing, tapi perusahaan ini berbeda. Semua dikerjakan sendiri. Mungkin ini satu-satunya perusahaan nasional yang sanggup membangun pembangkit listrik, yang mulai dari feasibility study, konstruksi, sampai pengujian dilakukan sendiri."

Saya kemudian berpikir-pikir, memang agak nekat juga perusahaan ini membebankan proyek sebesar ini kepada insinyur-insinyur lokal seperti kami. Perusahaan yang tergabung dalam grup usaha Kalla Group ini memang sejak dulu selalu menggunakan tenaga kerja lokal, tak hanya di PLTA Poso, namun juga di proyek-proyek yang lain. Ditengah banyaknya proyek pembangkit listrik yang digarap oleh tenaga kerja asing, Bapak Achmad Kalla, pimpinan perusahaan ini, tak bergeming sedikitpun. Terang-terangan beliau selalu percaya bahwa insinyur-insinyur Indonesia juga sanggup mengerjakan proyek PLTA.

Saya lalu teringat beberapa teman yang terlibat di proyek PLTA Poso ini yang memang masih muda-muda:

Pertama kali teringat yaitu teman yang lugu, Surya. Ia adalah wong jowo lulusan Teknik Geologi Universitas Pembangunan Negeri (UPN) Yogyakarta. Pada tahun 2015 silam ketika proyek ini baru proses persiapan lahan, saya beberapa kali menemani dia melakukan plate load test di beberapa titik lokasi proyek. Tes ini katanya berfungsi untuk menghitung daya dukung tanah terhadap bangunan pembangkit listrik yang akan kami kerjakan. Lalu berikutnya saya ingat Reza, anak muda jebolan Teknik Sipil Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, yang hitungan-hitungannya banyak tertanam di desain sipil proyek ini. Lalu saya ingat Hajrul, teman yang kini sudah pindah ke proyek lain, namun sumbangsihnya dalam pembangunan bendungan air proyek ini masih kokoh sampai sekarang. Selanjutnya saya ingat Zeid, lulusan Teknik Sipil Unhas juga.  Dulu saya pernah lihat dia turut berenang bersama petugas pompa saat banjir menggenangi area kerjanya di bagian Power House. Zeid bersama Gianta, alumni Teknik Sipil Universitas Tadulako, Palu, adalah pengawas pembangunan Power House PLTA ini. Saya juga ingat Afif yang mengerjakan area Penstok, yang jomblo namun teliti. Setiap pagi saya perhatikan dia membuat catatan-catatan kecil soal apa yang akan dia kerjakan pada hari itu.

Di ruangan meeting sore ini ada Aldih dan Amir, dua alumni Teknik Elektro Unhas yang usianya belum genap 30 tahun. Amir bagian Kontrol dan Aldih adalah andalan di bagian Power. Ide-ide mereka ini banyak tersimpan di komponen-komponen elektrikal proyek ini. Di lantai bawah ada Sulqadri dan Imam, dua lulusan Teknik Mesin Unhas yang melakukan pengawasan pemasangan Turbin sejak dari bagian paling dasar sampai bisa berputar seperti sekarang. Ada Iqbal yang mengerjakan pamasangan pompa, kompresor, dan sistem perpipaan. Firman dan Faruq, dua andalan instrumen Generator yang gesit dan lincah. Ah, banyak lagi.

Ada banyak anak muda lain di proyek ini tapi tak muat saya tuliskan satu persatu. Mereka semua berkontribusi untuk pencapaian proyek PLTA Poso hari ini.

Dibelakang kami yang muda-muda ini, berdiri senior-senior yang sudah ada pengalaman di proyek sebelumnya. Dari bimbingan merekalah tumbuh percaya diri dalam hati kami bahwa kami sanggup ikut serta mengerjakan proyek ini. Mereka juga bukan datang dari negara lain, melainkan adalah insinyur-insinyur produk asli Indonesia.

Begitulah. Saat banyak perusahaan lain tak mau ambil resiko dengan mempekerjakan insinyur lokal, proyek PLTA Poso ini masih mempekerjakan kami. Proyek ini mempercayai kami.

Beberapa bulan lalu saya membaca sebuah artikel di salah satu media online besar yang judulnya begini: PLTA Poso, Tempat Insinyur Indonesia Membuktikan Diri. Artikel ini kini sudah dihapus oleh pembuatnya, dan saya tak tahu apa alasannya.

Bagi saya, kami di proyek ini tidak sedang membuktikan apa-apa. Insinyur-insinyur Indonesia dimanapun juga tak perlu membuktikan apa-apa. Kami hanya bekerja seperti seharusnya, mencari nafkah untuk keluarga, dan membantu perusahaan mencapai tujuan sebagai timbal balik atas kepercayaan perusahaan kepada kami. Itu saja.

Toh dibuktikan seperti apapun, kalau rejekinya proyek-proyek PLTA kita jatuh ke tangan orang luar negeri ya tidak akan tertukar balik. Yang dibutuhkan Indonesia adalah pimpinan-pimpinan perusahaan seperti Pak Achmad Kalla, yang percaya pada kemampuan kami dan siap mengambil resiko untuk kepercayaan itu. Kalau bukan karena kepercayaan Pak Achmad Kalla, kami pasti sudah nelangsa dan menganga melihat proyek ini dari jauh, serta ikut resah menjadi penonton di negeri sendiri.

Friday, 13 September 2019

Uraian Modal Usaha Ayam Petelur 1000 Ekor


Usaha ayam ras petelur belakangan ini menjadi salah satu usaha yang menjanjikan untuk dikerjakan terutama di pedesaan, dan tak menutup kemungkinan juga di kawasan perkotaan. Hal ini tak lepas dari semakin tingginya permintaan telur di pasaran. Telur ayam ras memiliki kandungan nutrisi dan protein yang tinggi. Selain sebagai lauk pauk, telur juga menjadi bahan baku untuk membuat makanan olahan lain. Disamping itu kemudahan pengolahan telur membuatnya menjadi pilihan bahan makanan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:  

Ada banyak faktor yang membuat usaha ayam ras petelur usaha ini tergolong sangat memungkinkan untuk dijadikan sumber penghasilan. Selain karena potensi keuntungan yang besar, usaha ini bisa dikerjakan oleh siapa saja tanpa perlu keahlian khusus. Namun menggeluti usaha ini bukan tanpa kendala. Ancaman penyakit ayam, mahalnya harga pakan, serta nilai jual telur yang fluktuatif adalah beberapa tantangan yang mesti dihadapi. Selain itu, modal untuk memulai usaha ini juga tergolong besar dan kadang sulit dijangkau oleh rekan-rekan peternak.

Modal usaha ayam petelur terdiri dari biaya untuk persiapan lahan, pembangunan kendang, pembelian ayam, sampai persiapan pakan. Tinggi rendahnya biaya tentu sangat bergantung pada lokasi pembuatan kandang.


Pada tulisan kali ini saya ingin membagikan pengalaman saya membangun usaha ayam petelur kapasitas 1000 ekor. Berbekal tekad yang kuat, saya memulai usaha ini dengan modal seminim mungkin namun diupayakan tetap efektif dalam fungsinya. Check it out !

Persiapan Lahan

Bagian pertama yang perlu disiapkan adalah lahan untuk membangun kandang. Ukuran lahan minimal untuk kandang ayam petelur kapasitas 1000 ekor adalah 18 x 9 meter. Jika kita belum mempunyai lahan yang siap pakai, tentu ini membutuhkan biaya yang besar untuk membeli ataupun menyewa lahan. Saya sendiri memanfaatkan lahan milik pribadi warisan keluarga. Alhasil saya hampir tidak mengeluarkan uang sama sekali untuk bagian ini.

Harga beli atau sewa lahan tentu berbeda di setiap daerah. Sebaiknya kita mempertimbangkan akses transportasi untuk penentuan lahan lokasi kendang ini sebab akan sangat menyulitkan jika tidak terjangkau kendaraan roda empat.


Baca juga: 
 

Pembangunan Kandang

Kandang ayam ras petelur umumnya ada beberapa model yang bisa dipilih. Ada yang model V, model VV, ada juga model A dan AA. Ada kendang yang berbentuk panggung, ada pula yang lantainya serata dengan tanah. Kelebihan dan kekurangan masing-masing model ini akan saya jelaskan lebih detail pada tulisan yang lain.

Saya sendiri menggunakan model VV berbentuk panggung, tentunya sudah melewati banyak pertimbangan. Adapun biaya yang saya habiskan untuk pembuatan kandang ini adalah sebagai berikut:


1. Kayu
Saya menghabiskan 6 kubik kayu. Harga perkubik adalah Rp 2 juta. Jadi untuk keseluruhan menghabiskan Rp 12 juta.


2. Seng
Seng dibutuhkan sekitar 160 lembar. Biaya untuk membeli seng keseluruhan adalah Rp 9,3 juta.


3. Bambu
Bambu ini saya gunakan untuk membuat kandang baterai. Pada awalnya saya ingin menggunakan kandang baterai galvanis seperti yang banyak digunakan peternak besar, namun harga kandang galvanis tersebut di daerah saya cukup mahal. Sekitar Rp 140 ribu per set, dan membutuhkan 125 set untuk kandang 1000 ekor. Artinya saya harus menyiapkan biaya sekitar Rp 17,5 juta. Akhirnya saya putuskan menggunakan bambu. Saya membeli bambu batangan lalu membuat sendiri kandang baterai sesuai ukuran yang saya inginkan. Disini saya hanya menghabiskan biaya sekitar Rp 6 juta saja.


4. Tandon Air dan Pipa
Setelah bangunan kandang berdiri dan kandang baterai sudah terpasang, selanjutnya kita membuat talang makanan dan instalasi pipa untuk minum ayam nantinya. Untuk talang makanan, saya menggunakan pipa 5 inci yang dibelah menjadi dua. Sedangkan untuk pipa minum, saya membeli tandon untuk penampungan air, dan menggunakan pipa berukuran 1 inci sebagai saluran air. Dengan beberapa pertimbangan, saya gunakan sistem nipple untuk instalasi minum ini. Adapun biaya keseluruhan untuk membeli tandon, pipa, dan beberapa aksesoris tambahan adalah sekitar Rp 6 juta.


5. Sewa Tukang
Biaya sewa tukang untuk pekerjaan ini di daerah saya sekitar Rp 4 juta. Namun tukang ini bekerja sambil dibantu oleh saya sendiri dan beberapa keluarga yang tidak dibayar. Hehe


6. Lainnya
Lainnya yang saya maksudkan disini adalah biaya kecil-kecil yang kadang tidak terhitung. Misalkan untuk membeli paku, membeli lem pipa, maupun membeli cemilan saat bekerja.


Pembelian Pulet

Setelah kandang dan segala fasilitasnya siap, modal selanjutnya yang diperlukan adalah untuk membeli pulet atau ayam ras muda yang akan bertelur nantinya. Harga pulet ini lagi-lagi bervariasi, tergantung peternak tempat kita membeli. Sebenarnya kita bisa juga memelihara pulet sejak kecil, dan tentu harganya lebih murah. Pertimbangan-pertimbangannya akan saya bagikan di tulisan yang lain.

Pulet di daerah saya seharga Rp 60 ribu per ekor. Untuk 1000 ekor, totalnya jadi Rp 60 juta. Itu belum termasuk biaya kirim dari peternak tempat kita membeli. Bagian membeli pulet inilah yang paling berat karena bagi saya, Rp 60 juta bukan uang yang sedikit. Saya harus betul-betul giat menabung sampai bisa terkumpul uang sejumlah tersebut.


Persiapan Pakan

Modal yang terakhir adalah biaya untuk persiapan pakan. Ketika ayam ras petelur kita sudah masuk kedalam kandang, tidak serta merta ayam itu bertelur. Biasanya kita membeli Pullet di umur 13 atau 16 minggu. Ayam ras petelur umumnya bertelur di umur 18-20 minggu. Itupun tidak serentak bertelur semuanya, melainkan satu persatu. Nah, di masa sebelum bertelur itulah kita mesti menyiapkan biaya untuk membeli pakan, sebelum ayam kita produksi dan telurnya bisa dijual.

Saya menyiapkan biaya pakan selama 2 bulan sebelum ayam bertelur. Hitungan saya, biaya produksi yang meliputi biaya pakan, vitamin, vaksin, dan desinfektan, adalah Rp 535 per ekor per hari. Artinya untuk 1000 ekor, saya membutuhkan modal Rp 535 ribu perhari. Untuk 2 bulan masa sebelum produksi, saya harus menyiapkan biaya sebesar Rp 32 juta. Untungnya biaya pakan ini bisa saya tekan sedikit dengan menanam jagung sendiri. Kita ketahui bahwa jagung menyumbang 50 % dalam komposisi pakan ayam petelur.


Baca juga:   
Demikianlah ulasan modal membangun usaha ayam petelur versi saya sendiri.
Meskipun saat ini usaha saya belum bisa dikatakan sukses, namun saya sangat menikmati setiap proses yang saya lalui. Bagi saya menjalankan usaha mandiri seperti ini memberikan tantangan yang lebih dinamis dan menawarkan kesenangan tersendiri.

Bagaimana dengan anda, sudah siap bikin kandang? Hehe

Ikuti tulisan saya yang lain disini ya.

Saturday, 7 September 2019

Hydraulic Ram Pump, Solusi Masalah Air di Pegunungan

Hydraulic Ram Pump, yang di Indonesia dikenal dengan nama pompa Hydram, adalah salah satu jenis pompa air. Seperti fungsi pompa air pada umumnya, pompa Hydram ini juga digunakan untuk memindahkan air dari suatu tempat yang rendah ke tempat yang lebih tinggi. Bagi saya yang membuat pompa ini unik adalah: pertama, pompa ini bekerja tanpa memerlukan listrik, bahan bakar, ataupun tenaga luar lain sebagai sumber penggeraknya. Jadi secara kontinyu pompa dapat bekerja tanpa khawatir boros bahan bakar. Kedua, konstruksi pompa ini sangat sederhana dan mudah dibuat oleh siapa saja.
Di luar negeri, pompa Hydram banyak dibuat untuk alat bantu kebutuhan air rumah tangga terutama di pedesaan. Saya berpikir jika ini dimanfaatkan dengan baik di Indonesia, tentu akan sangat membantu sektor-sektor yang bermasalah dengan sumber air, misalnya pertanian dan perkebunan di daerah pegunungan yang belum tersedia fasilitas listrik. Kalaupun sudah ada listrik, biaya untuk membeli pompa listrik sekarang sangat mahal, dan tentu memberatkan para petani. Nah, pompa Hydram ini bisa menjadi solusi.

Prinsip dasar dari pompa Hydram ini sangat sederhana. Pompa memanfaatkan momentum tenaga air yang bergerak dalam debit yang besar untuk mengalirkan air ke tempat yang lebih tinggi dengan debit yang lebih kecil.

Untuk menggunakan pompa Hydram, kita harus memiliki sumber air lebih tinggi dari lokasi pompa akan dipasang. Air akan mengalir ke pompa dengan debit yang besar, dan suatu mekanisme pada pompa memungkinkan air untuk terdorong ke lokasi yang lebih tinggi tapi dengan debit air yang lebih kecil.

Konstruksi pompa Hydram banyak dijumpai di internet, gambar dibawah ini adalah salah satunya. Gambar ini saya ambil dari sini:


Mari kita pahami gambar diatas. Secara kontinyu, dari sumbernya, air mengalir kedalam pompa melalui delivery pipe, setelah melalui filter untuk mencegah sampah masuk ke pompa. Didalam pompa, air keluar melalui katup A sebagai katup buang. Pada kecepatan tertentu, katup buang akan tertutup tiba-tiba. Penutupan katup buang secara tiba-tiba ini menyebabkan peningkatan tekanan secara instan di didalam ruang pompa. Dalam istilah engineering, peristiwa ini disebut water hammer. Tekanan yang tinggi ini akan mendorong dan membuka katup B sebagai katup pengantar yang berupa check valve, lalu air masuk kedalam air chamber atau ruang udara. Karena terdesak oleh air, udara didalam air chamber memberikan tekanan balik yang besar terhadap air. Tekanan inilah yang memaksa air untuk keluar melalui drive pipe dan mengalir ke tempat yang lebih tinggi. Siklus ini berulang terus menerus.

Kekurangan pompa Hydram adalah ada banyak air yang terbuang. Biasanya hanya sekitar 10% saja dari jumlah air yang mengalir ke pompa yang bisa dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi. Sisanya terbuang saat buka tutup katup untuk menciptakan water hammer.

Pompa Hydram bisa dibuat dalam berbagai ukuran. Mulai dari yang paling sederhana dengan menggunakan pipa PVC, sampai ukuran raksasa dengan pipa steel. Disesuaikan dengan kebutuhan pemakaiannya. Adapun cara membuatnya bisa ditemukan dengan mudah di artikel-artikel online.

Baca juga:  

Lalu seberapa tinggi pompa Hydram ini bisa digunakan?

Debit air dan ketinggian pemompaan tergantung pada bentuk dan besarnya pompa Hydram yang kita buat. Dalam beberapa referensi yang saya baca, pompa Hydram dapat mengangkat air setinggi 6 kali dari ketinggian sumber airnya. Jadi misalkan sumber air kita setinggi 3 meter dari pompa, maka air dapat dipindahkan setinggi 18 meter dari pompa. Untuk lebih akuratnya tentu membutuhkan perhitungan yang serius.

Menurut saya, system pompa Hydram ini harus dimanfaatkan dengan baik bukan hanya di daerah-daerah yang masih sulit dijangkau listrik, namun juga di kota-kota yang memiliki potensi air bagus. Listrik adalah buah karya perkembangan teknologi yang membanggakan, namun ketergantungan terhadap listik harus dikurangi.

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Apa isi Blog ini? Catatan perjalanan, opini, dan esai ringan seputar Engineering.
Done