Fachrul Hidayat: Review
News Update
Loading...
Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts

Monday, 7 October 2019

Review Servis Printer Epson - Gratis Klaim Garansi

Printer atau mesin cetak saat ini sudah bukan barang asing lagi dalam lingkungan sehari-hari. Mesin ini banyak digunakan oleh perusahaan untuk mencetak dokumen usaha maupun dimiliki oleh perorangan seperti pelajar dan mahasiswa untuk mencetak surat. Saya tertarik menulis tentang layanan servis printer Epson ini setelah beberapa hari lalu saya mengunjungi salah satu outlet service center Epson di Makassar, dan saya cukup terkesan dengan pelayanannya yang cepat dan bersahabat.


servis printer epson

Perkembangan Printer Epson


Epson adalah salah satu produsen printer terkemuka yang merajai industri printer di berbagai belahan dunia. Perusahaan yang berbasis di Singapura ini telah berdiri selama lebih dari 30 tahun dan terus mengembangkan teknologi terkait dunia percetakan seiring tantangan kebutuhan konsumen yang semakin kompleks.

Di Indonesia, Epson berdiri sejak Oktober tahun 2000 dan berkantor pusat di Jakarta namun telah menjangkau 114 kota besar di Indonesia. Sebagai pemimpin teknologi dibidangnya, Epson ditunjang dengan infrastruktur outlet layanan yang komprehensif, service center yang mudah ditemui, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

servis printer epson

Jika anda sedang menimbang-nimbang hendak membeli printer merek apa, maka printer Epson adalah salah satu pilihan terbaik. Jika anda pemakai printer Epson dan mesin printer anda sedang rusak, maka jangan berduka, Epson memiliki layanan servis yang siaga membantu mengatasi masalah mesin anda.


Layanan Servis Printer Epson


Layanan servis printer Epson tersebar di banyak kota di Indonesia sebagai bentuk layanan Epson terhadap konsumen mereka. Biasanya beberapa pengguna printer Epson, termasuk saya, tak jarang lebih memilih memperbaiki masalah printer mereka ke toko printer umum karena lebih murah. Namun sebenarnya, memperbaiki printer di layanan servis printer Epson jauh lebih menguntungkan, sebab mesin printer anda akan ditangani oleh teknisi terlatih yang paham betul masalah printer Epson.

Baca juga: Belajar PLTA di Program Hydropower Development - NTNU Norwegia


servis printer epson


Garansi Printer Epson


Umumnya Epson memberikan garansi satu tahun untuk setiap pembelian mesin printer mereka. Jadi jika printer Epson anda rusak sebelum satu tahun sejak hari pembelian, maka anda berhak melakukan perbaikan dengan biaya gratis.

Ketentuan Garansi Printer Epson

Untuk dapat melakukan klaim garansi, perlu mempertimbangkat beberapa ketentuan garansi printer Epson sebagai berikut:

1. Tidak merusak segel/stiker garansi resmi printer
2. Tidak membongkar printer dan merubah sparepart yang ada
3. Tidak memodifikasi printer dan merubah cara kerjanya
4. Tidak mengisian ulang tinta printer yang tidak asli

Biasanya jika peraturan diatas tidak terpenuhi, maka klain garansi gratis tidak bisa dilakukan. Namun demikian, perbaikan selalu bisa dilakukan tapi dengan biaya yang tentunya menyesuaikan dengan tingkat kerusakan.

Baca juga: Mengenal Turbin PLTA


servis printer epson


Syarat Klain Garansi Printer Epson

Beberapa syarat melakukan klaim garansi printer Epson adalah:

1. Nota pembelian dan kartu garansi yang lengkap
2. Tidak melebihi standart cetak yang telah di batasi selama masa garansi.
3. Stiker garansi Epson yang biasanya terdapat didalam printer, masih utuh dan tidak rusak.


Cara Mengecek Online Garansi Printer Epson

Sebagai pengguna printer Epson, kita dapat melakukan pengecekan garansi secara online melalui website resmi Epson.


servis printer epson


Adapun cara melakukan pengecekan garansi online sebagai berikut:

1. Buka website resmi Epson Indonesia disini.
2. Lalu pilih tab 'support' lalu klik 'check warranty'.
3. Pada kolom yang tersedia, masukkan serial number printer anda.
4. Selanjutnya anda bisa mengetahui masa berlaku garansi untuk printer Epson anda.

Baca juga: Camping di Padamarari, Selayang Pandang Danau Poso

Ulasan


Menurut saya, Epson sebagai pemimpin teknologi di bidang percetakan, cukup handal dalam pelayanan servis. Outlet service center tersebar di banyak kota dengan teknisi yang tentunya lebih paham permasalahan printer Epson. Klaim garansi mudah dilakukan asalkan memenuhi ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan saat pembelian.

Epson perlu memperluas lagi oulet service center, tak hanya di kota besar namun juga menjangkau pelosok, mengingat pengguna printer Epson kini bukan hanya masyarakat kota besar tapi juga kota yang sedang berkembang, bahkan sampai ke desa-desa.

Friday, 4 October 2019

Review Weldbrite Pickling Gel - Pembersih Pipa Stainless Steel

Pickling Pipa, pembersih pipa logam

Pickling adalah proses pembersihan permukaan logam dengan menggunakan zat kimia. Dalam pekerjaan logam kadang menyisakan kotoran seperti debu, oli, atau karat, tak terkecuali juga untuk material pipa dari stainless steel. Salah satu penyebab kotornya permukaan pipa stainless steel adalah sisa oksidasi pengelasan dan bekas panas yang menempel pada material dan menyisakan noda yang sulit dibersihkan dengan cara biasa.

Pembersih Pipa
Noda hitam bekas oksidasi pengelasan pada stainless steel (dok.pribadi)

Weldbrite Pickling Gel adalah salah satu produk kimia pembersih pipa yang dikembangkan di Australia. Bahan ini berbentuk cairan gel dengan kandungan hydrofluoric acid dan nitric acid yang cukup ampuh untuk mengilangkan noda sisa pengelasan jika digunakan dengan benar.


Penggunaan Weldbrite Pickling Gel


Cara penggunaan Weldbrite Pickling Gel ini terdapat di kemasannya dan sebaiknya diikuti dengan benar, sebab sangat menentukan hasil pickling. Adapun urutannya yaitu:

1. Bersihkan Permukaan
Bersihkan terlebih dahulu area sekitar pengelasan yang akan di pickling dengan menggunakan sikat besi atau wire brush. Pembersihan awal ini gunanya untuk mengeluarkan sisa-sisa debu atau karat yang mungkin menempel pada material. Disamping itu, pastikan permukaan pipa sudah dingin (suhu kurang dari 40 derajat celcius), sebelum dilakukan pickling.

2. Kocok Kemasan
Sebelum digunakan, kocok cairan Weldbrite agar tercampur merata, terutama jika kemasan tidak digunakan dalam waktu yang lama.

Baca juga: 3 Idiots, Filmnya Mahasiswa Teknik?

3. Oleskan Weldbrite
Oleskan gel Weldbrite pada permukaan material pipa yang ingin dibersihkan dengan menggunakan kuas atau benda lain yang sesuai. Pastikan seluruh permukaan terkena gel secara merata.

4. Diamkan
Setelah dipastikan permukaan pipa terkena gel Weldbrite secara merata, diamkan material selama 10-45 menit. Biarkan zat kimia didalam gel bekerja terhadap noda. Waktu ini bisa ditambah untuk noda yang lebih tebal.

5. Bilas
Untuk menghilangkan gel, bilas permukaan pipa dengan air. Bisa juga dibantu dengan sikat atau lap. Hilangkan gel dari material sebersih mungkin, sebab gel yang tertinggal bisa menimbulkan warna cokelat pada permukaan. Tentunya kita tidak mau ini terjadi.

Pembersih pipa stainless steel
Hasil pickling pipa stainless steel (dok.pribadi)

Petunjuk Keamanan


Weldbrite Pickling Gel mengandung hydrofluoric acid dan nitric acid yang bersifat beracun terhadap manusia dan baunya menyengat. Untuk itu gunakanlah alat pelindung diri seperti sarung tangan karet, baju lengan panjang, masker, dan kacamata.

Jangan gunakan Weldbrite di dekat sumber api sebab zat ini mudah terbakar. Tutup rapat kembali kemasan setelah digunakan. Ikuti petunjuk penyimpanan yang tertera di kemasan.


Kesimpulan


Weldbrite Pickling Gel ini layak digunakan sebagai produk pembersih pipa dalam pekerjaan instalasi pipa stainless steel. Zak kimia yang terkandung didalamnya cukup ampuh membersihkan kotoran sisa pengelasan asalkan digunakan sesuai pedoman pemakaiannya. Jika tidak, noda pada permukaan pipa mungkin tidak akan hilang, atau bahkan bisa menyebabkan warna lain yang tidak diinginkan.

Wednesday, 2 October 2019

Belajar PLTA di Program Hydropower Development - NTNU Norwegia


Mengapa Norwegia?
Biasanya pelajar-pelajar yang sekolah ke luar negeri akan memilih Inggris, Amerika, atau mungkin Jepang. Negara-negara ini menawarkan fasilitas pendidikan kelas satu dengan lingkungan belajar terbaik di dunia.
Mengapa memilih Norwegia?

Sejak di bangku kuliah, di fakultas Teknik, saya begitu mengagumi teknologi energi terbarukan atau renewable energy. Kalau kita sepakat, sumber energi terbarukan adalah sumber energi yang bersahabat dengan kehidupan manusia. Lihat contohnya, air dan udara. Kedua zat ini kita jumpai sehari-hari dalam kehidupan. Energi yang berasal dari air dan udara sifatnya berkelanjutan, karena jumlahnya banyak dan dapat diperbaharui terus menerus. 

Bagi anda yang tinggal di pedesaan seperti saya, pasti tak asing dengan ketersediaan air dalam jumlah besar seperti sungai, danau, atau rawa. Angin yang sejuk juga kita hirup sehari-hari untuk pernafasan. Nah, bandingkan dengan sumber energi fossil, seperti minyak dan batubara. Sudah harganya mahal, beracun pula. Merusak lingkungan, menyebabkan polusi, dan tidak familiar kita jumpai. Mungkin beberapa dari kita malah ada yang belum pernah melihat batubara secara langsung.

Maka prinsip saya dalam hal energi adalah bahwa energi terbarukan mesti menjadi sumber energi masa depan Indonesia maupun dunia. Indonesia sendiri menyimpan potensi tenaga air sebesar 75 gigawatt, sehingga bagi saya pengetahuan tentang pengembangan energi air akan membawa manfaat yang besar bagi pembangunan bangsa di masa depan. Itulah dasar pemikiran saya sehingga menyukai dunia energi air termasuk PLTA. Lalu mengapa mesti belajar ke Norwegia? Ini ulasannya.


Energi


Alasan pertama memilih Norwegia adalah karena Norwegia merupakan negara yang terdepan dalam penerapan teknologi energi terbarukan. 98 % energi yang dikonsumsi Norwegia dihasilkan dari sumber energi terbarukan dimana lebih dari 90% diantaranya dari tenaga air alias hydropower. Meskipun minyak banyak juga dihasilkan disana, namun tidak banyak digunakan sebagai sumber energi. Norwegia adalah negara ke 8 dalam daftar pengekspor minyak terbanyak di dunia.



Norwegia


Alasan kedua adalah fakta bahwa Norwegia adalah negara paling bahagia kedua didunia, setelah Finlandia, menurut survey World Happiness Report. Survey ini dihasilkan dari peringkat negara berdasarkan enam variabel yaitu pendapatan, kebebasan, kepercayaan, harapan hidup sehat, dukungan sosial, dan kemurahan hati. Indonesia sendiri dalam daftar ini menduduki peringkat yang ke 92. Norwegia adalah negara yang indah alamnya. Pada beberapa musim, matahari tidak terbenam dalam sehari yang membuat Norwegia dijuluki The Land of The Midnight Sun.


NTNU


Alasan ketiga adalah karena Norwegia memiliki NTNU. Norwegian University of Science and Technology merupakan kampus teknik terbesar di Norwegia. Kampus ini mengkolaborasikan penelitian ilmiah dan praktek lapangan melalui kolaborasi dengan perusahaan industri terdepan. NTNU adalah singkatan dari bahasa Norwegia Norges Teknisk Naturvitenskapelige Universitet.

Program Hydropower Development adalah salah satu program studi andalan di NTNU. Program master yang ditempuh dalam waktu 2 tahun ini adalah tujuan para pelajar yang ingin belajar tentang pengembangan energi air, termasuk juga PLTA. Di seantero dunia saat ini, masih sulit menemukan kampus yang menyelenggarakan program studi tentang PLTA.


Source: ntnu.edu

Statkraft


Alasan terakhir memilih Norwegia adalah karena disana ada Statkraft. Statkraft adalah perusahaan energi terbarukan terbesar di Norwegia, mungkin juga di Eropa. Perusahaan yang bermarkas di kota Oslo ini disebut sebagai motor penggerak industri energi di Norwegia. Statkraft membangun pembangkit listrik dari air, angin, dan ombak. Untuk kebutuhan riset dan penelitian, Statkraft dan NTNU adalah mitra yang padu dalam pengembangan energi terbarukan di Norwegia.

Note: Ini baru cita-cita ya, belum kesampaian. Hehe

Thursday, 19 September 2019

Rekomendasi Hotel Murah di Osaka Jepang yang Dekat Stasiun


Jepang adalah negera yang populer di Asia. Selain bidang teknologi dan manufakturnya yang berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir, Jepang juga adalah destinasi wisata favorit. Tahun demi tahun, Jepang menikmati kunjungan wisatawan yang terus bertambah, baik wisatawan yang datang dari negara Asia maupun wisatawan Eropa dan Amerika.

Osaka adalah kota terbesar kedua di Jepang, setelah Tokyo, menjadikan kota ini menjadi tujuan wisata andalan Jepang. Ada dua pusat kota di Osaka, yaitu Umeda dan Namba yang mana keduanya menjadi tempat keramaian dengan banyak spot belanja dan atraksi hiburan. Selain itu, Osaka juga menyimpan beberapa spot wisata lain yang terkenal diantaranya Osaka Castle, dan Japan Universal Studio. Meskipun spot-spot wisata ini terletak saling berjauhan namun tidak akan menjadi masalah besar bagi wisatawan, sebab kota Osaka dilengkapi dengan fasilitas angkutan kereta yang terkoneksi dari titik ke titik yang menjangkau hampir seluruh kota.

Baca juga: Perjalanan ke Jepang, Hajimemashite Osaka !

Bagi anda yang sedang merencanakan liburan ke Osaka Jepang, menentukan hotel tempat menginap adalah hal yang penting dan sangat menentukan kenyamanan anda disana. Selain harga yang murah, salah satu pertimbangan menentukan hotel tentunya adalah lokasinya tak jauh dari stasiun kereta. Dengan begitu anda bisa menjangkau spot-spot wisata di kota Osaka dengan mudah, memanfaatkan angkutan kereta.

Saya pernah berada di Osaka selama 2 minggu. Selama disana, saya selalu memilih hotel yang paling murah, agar tidak menguras dompet. Toh bagi saya hotel hanya untuk tidur di malam hari, sebab pagi sampai malam saya pasti berkeliling kota. Namun sebisa mungkin saya memilih hotel yang dekat dengan stasiun. Nah, berikut ini adalah beberapa hotel yang sudah saya cek sendiri, dan saya rekomendasikan untuk anda.

Hotel Osaka Joytel

 

Via: agoda.net

Ini adalah hotel tempat saya menginap pertama kali tiba di Osaka. Bagi saya hotel ini masih tergolong mahal, namun berhubung karena hotel ini disediakan oleh rekan kerja di Osaka, maka saya tak ada pilihan lain. Osaka Joytel Hotel ini berada kawasan Suminoekoen, sekitar teluk Osaka. Menurut saya hotel ini sangat layak direkomendasikan. Harga yang dibayarkan sebanding dengan fasilitas yang disediakan. Selain itu hotel ini juga berada tepat di salah satu sisi stasiun Suminoekoen, bahkan salah satu pintu stasiun terhubung langsung dengan akses lift ke hotel. Jika ingin mengecek ketersediaan dan macam-macam kamar yang ditawarkan hotel ini, bisa mengecek sendiri melalui aplikasi online.

Hotel Shin-Imamiya

 

Via: hotels.com

Hotel Shin-Imamiya berada tak jauh dari stasiun Shin-Imamiya, hanya perlu berjalan kaki mungkin tak sampai semenit. Untuk ukuran hotel Jepang, hotel ini menurut saya sangat murah, sehingga cocok untuk wisatawan yang memang menyewa hotel hanya untuk beristirahat di malam harinya. Tersedia beberapa pilihan kamar yang bisa anda periksa melalui internet. Selain itu disekitar hotel terdapat beberapa minimarket untuk tempat berbelanja. Sayangnya lingkungan di sekitar hotel menurut saya agak semrawut untuk standar kebersihan kota di Jepang. Saya menginap di hotel ini selama 4 hari.

Hotel Khaosan World Namba

 

Via: booking.com

Hotel Khaosan World Namba sesuai namanya berada di daerah Namba, salah satu pusat kota Osaka. Hotel ini menurut saya masih cukup murah dibandingkan hotel lain yang berada di sekitar Namba, yang notabene jadi pusat akomodasi wisatawan. Dari hotel ini, stasiun terdekat adalah stasiun Namba, bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Kita juga bisa menjangkau daerah Dotonbori, kawasan perbelanjaan yang terkenal di Osaka, juga dengan berberjalan kaki. Saya pernah berjalan kaki dari hotel ini ke Dotonbori dengan jarak tempuh sekitar 12 menit. Lumayan jauh juga. Namun berhubung saya bekas pendaki gunung, jadi saya selalu siap sedia minyak gosok. Hehe


Demikianlah. Menemukan hotel di Osaka tidaklah sulit, banyak tersedia di aplikasi online dengan harga bermacam-macam. Namun sekali lagi saya sarankan, pilihlah hotel yang dekat dengan stasiun. Itu akan sangat membantu.

Selamat jalan-jalan ke Osaka, kota andalan Jepang !

Monday, 9 September 2019

Mengapa Mahasiswa Teknik Harus Menonton Film 3 Idiots?

Pernahkah kalian menonton film 3 Idiots?
Sampai hari ini, saya masih meletakkan film ini sebagai film Bollywood terbaik yang pernah saya nonton.

Via: filmibeat.com
 
3 Idiots adalah film yang kabarnya diadaptasi dari sebuah novel berjudul Five Point Someone karya penulis India, Chetan Bhagat. Film ini adalah film Bollywood yang tak biasa. Ada banyak film produksi India yang saya ‘remehkan’ sebab ceritanya itu-itu saja. Kalau tidak bergenre percintaan yang menari ditengah hujan atau berguling-guling di taman bunga, paling cerita kriminal yang petugas polisinya selalu datang terlambat naik mobil land rover tua. Haha. Pecinta Bollywood tahan emosi ya, ini pendapat pribadi. Sampai pada tahun 2009, Bollywood merilis film 3 Idiots, dan saya segera paham bahwa India, selain sanggup menghasilkan insinyur-insinyur  hebat yang banyak tersebar di perusahaan-perusahaan besar dunia, ternyata juga bisa menghasilkan film yang keren dan berbeda.

Sekedar informasi, di India ada universitas teknik bernama Indian Institute of Technology (IIT) yang konon sebanyak 25% lulusannya bekerja di Amerika. Sisanya tersebar di belahan dunia lain. Bos Google sendiri, Sundar Pichai, yang hari ini dilabeli sebagai ‘the most paid CEO in the world’ alias CEO dengan bayaran terbesar diseluruh penjuru dunia, adalah seorang lulusan IIT.


Baca juga: Engineering Adalah

Kembali ke 3 Idiots, jadi pertama kali setelah saya menonton film ini, yang saya lakukan adalah mengulang kembali menonton dari awal. Sungguh film yang keren, unik, dan sarat nilai-nilai kritik.

Film ini menceritakan kisah 3 orang sahabat bernama Ranco, Raju, dan Farhan. Ranco diperankan oleh aktor kawakan India, Aamir Khan, Raju diperankan oleh Sharman Joshi, dan Farhan diperankan oleh Ranganathan Madhavan. Ranco, Raju, dan Farhan menjadi sahabat karena tinggal sekamar dalam asrama ketika mereka menjadi mahasiswa di Imperial College of Engineering (ICE). ICE sendiri dalam film ini diceritakan sebagai universitas teknik terbesar di India yang sangat populer dan lulusannya biasanya langsung bekerja di perusahaan top. Saya belum memeriksa apakah kampus ini benar ada di India atau hanya fiksi untuk kebutuhan film.


Nah, 3 Idiots ini mengangkat kisah sehari-hari ketiga sahabat yang berbeda karakter dan latar belakang tersebut selama menjadi mahasiswa teknik di ICE, baik dalam aktifitas perkuliahan sampai kehidupan keluarga mereka. Yang membuat film 3 Idiots ini istimewa bagi saya adalah bahwa film ini sanggup mengisahkan situasi dan pergulatan batin yang dihadapi para mahasiswa teknik secara gamblang dan tampak benar adanya. Dari kesulitan-kesulitan perkuliahan, kehidupan keluarga yang rumit, sampai kekonyolan khas mahasiswa yang menggelitik perut. Saya seorang mahasiswa teknik dan saya pun mengalami beberapa titik kesulitan yang dialami oleh para tokoh dalam film ini.

Via: hdnicewallpapers.com

Farhan lahir dalam keluarga berada. Sejak lahir, keluarganya sudah menginginkan ia menjadi seorang insinyur. Hal ini tak lepas dari sudut pandangan ayahnya, bahwa dengan menjadi insinyur akan menjanjikan gaji yang besar dan kehidupan yang layak. Sayangnya Farhan tumbuh besar dengan minat yang lain, ia menyukai dunia photografi. Namun demi memenuhi keinginan keluarganya, ia tetap mengambil sekolah teknik di ICE, tapi dengan setengah hati. Ia tak bahagia.

Raju berasal dari keluarga ekonomi pas-pasan, bapaknya adalah seorang tukang pos yang sakit-sakitan. Tuntutan ekonomi membuat Raju tak punya pilihan lain selain berusaha menjadi insinyur dan bekerja di perusahaan yang bagus. Ia adalah tumpuan harapan keluarganya. Sehari-hari Raju merasa tertekan. Ia khawatir tidak lulus ujian, atau tidak bisa lulus tepat waktu, sehingga akan gagal memenuhi ekspektasi keluarganya.


Ranco yang paling cerdas diantara mereka dikisahkan dari keluarga kaya raya. Ia dengan pikirannya yang out of the box, begitu tergila-gila pada dunia teknik. Kemana-mana Ranco membawa obeng, untuk membongkar dan mempelajari cara kerja peralatan mesin yang ditemuinya. Beberapa kulkas di kantin kampus pun jadi rusak parah. Saat semua mahasiswa antri setiap hari untuk mandi di kamar mandi asrama, Ranco dengan santainya mandi di taman dengan menggunakan penyiram bunga. Ia memiliki pola pikir yang begitu berbeda dengan mahasiswa kebanyakan. Akibat pikirannya yang kritis dan suka mendebat dosen, Ranco lebih sering dikeluarkan dari ruang kuliah. Dan jika sudah diusir dari satu kuliah, ia akan pindah ke ruang kuliah lain meskipun itu bukan jadwal kuliahnya. Bagi Ranco, nilai kuliah itu tidak penting. Yang perting baginya adalah belajar, dimanapun tempatnya.

Baca juga: Inilah Habibie Factor, Penemuan BJ Habibie yang Mengubah Dunia

Problematika hidup ketiga sahabat ini membawa mereka melewati kisah persahabatan yang hebat dan berurai air mata. Saya tak malu untuk mengakui bahwa saya selalu ikut menangis setiap menonton film ini. Itu karena saya juga punya teman-teman dekat yang konyolnya kadang bikin tepuk jidat, tapi selalu bisa saya andalkan di saat-saat sulit.


Via: filmibeat.com
 
Meskipun disuguhkan dalam bentuk drama komedi, 3 Idiots berhasil menancapkan kritik yang tajam terhadap sistem pendidikan di seluruh dunia. Bahwa pendidikan kadang hanya memacu mahasiswa untuk sekedar dapat nilai bagus dalam ujian, lulus kuliah, lalu mendapatkan pekerjaan, tanpa memperhatikan potensi lain yang sesuai dengan minat masing-masing mahasiswa. Film ini membuat kita paham bahwa sistem pendidikan yang hanya mementingkan kompetisi  akan membuat mahasiswa jadi kaku dan tidak sanggup berpikir kreatif. Metode seperti ini akan menguntungkan mereka yang pintar dalam objek pelajaran tertentu, tapi melumat habis mahasiswa lain yang bukannya tidak mampu, melainkan sebenarnya potensinya ada di tempat yang lain. Jika kita menilai kecerdasan hewan dari kelihaiannya memanjat pohon, maka selamanya ikan akan menjadi yang paling bodoh.

Baca juga: Hydraulic Ram Pump, Solusi Masalah Air Pegunungan

Sampai hari ini, meskipun sudah bukan mahasiswa lagi, saya masih sering menonton ulang film 3 Idiots. Sudah beberapa tahun sejak film ini populer, rasanya belum ada lagi film lain yang sepadan. Saya merekomendasikan film ini untuk ditonton para mahasiswa, terutama mahasiswa teknik. Ini bisa membantu kita menentukan arah. Apa sebenarnya tujuan kita kuliah di jurusan kita sekarang? Apakah jurusan ini memang sudah sesuai passion dan minat kita? Ataukah kita hanya ikut-ikutan orang lain biar terlihat keren? Jangan-jangan jauh didalam sekat-sekat hati, kita mendambakan cita-cita yang lain !

Sunday, 8 September 2019

Engineering Adalah

engineering adalah

Setiap saya bepergian dengan pesawat, pada saat check in saya selalu meminta sebisa mungkin duduk di seat yang dekat jendela. Selain untuk menikmati pemandangan, saya juga senang mengambil foto sayap pesawat. Pernah ada teman yang menyebut saya fotografer sayap pesawat. Hehe. Itu karena saking banyaknya foto-foto sayap pesawat didalam galeri handphone saya.

engineering adalah

Pernahkah kalian membayangkan bagaimana pesawat bisa terbang?
Pesawat terbuat dari bahan logam sebagai struktur rangka utama yang tentunya cukup berat. Pesawat Boeing 737 MAX-8 yang beberapa bulan yang lalu viral didunia maya, beratnya sekitar 82 ton.


82 ton itu seberat apa?
82 ton setara dengan 82.000 kilogram. Jika timbangan badan rata-rata manusia adalah 50 kilogram, maka 82 ton sama dengan berat 1640 orang. Berat kan? Bagaimana bisa benda seberat itu mampu terbang menari-nari di udara dan tidak jatuh?


engineering adalah

Pesawat adalah contoh yang paling mudah untuk menunjukkan representasi dunia engineering. Memang betul bahwa ilmu dasar dalam penemuan pesawat adalah persamaan hukum Bernoulli yang ditemukan oleh Daniel Bernoulli yang adalah seorang ahli matematika dan fisika. Namun jika bukan karena Orville Wright dan saudaranya Wilbur Wright yang menerapkan ilmu tersebut pada rancangan pesawat mereka, maka hukum Bernoulli akan selamanya hanya ada di buku dan dihafalkan dari masa ke masa.


Baca juga: 
Dahulu waktu saya kuliah, salah satu dosen idola saya di Unhas yang membawakan kuliah Mekanika Fluida, bapak Nasaruddin Salam, sering menyampaikan kalimat begini: "Pekerjaan engineering itu sederhana, kita mengubah mimpi menjadi kenyataan!"

Agak hiperbola namun memang demikianlah adanya. Dulu orang memimpikan bepergian antar negara dengan cepat dan mudah, engineering menciptakan pesawat. Dulu orang memimpikan bisa tetap terang walau saat malam hari, engineering menciptakan listrik. Dahulu orang memimpikan bisa berbicara dengan kerabat di tempat yang jauh, engineering menciptakan jaringan handphone.


engineering adalah

Engineering adalah menerapkan ilmu sains dan matematika untuk menyelesaikan permasalahan peradaban. Pelaku engineering disebut engineer, dan di Indonesia lebih populer dengan istilah insinyur. Para engineer memikirkan bagaimana berbagai ilmu sains dan matematika dapat diterapkan untuk memudahkan kehidupan manusia. Para ilmuwan sains sering mendapatkan pujian atas penemuan ilmu yang mereka hasilkan, tetapi para engineer lah yang berperan dalam membuat penemuan itu bermanfaat bagi dunia. Bagi saya sendiri, ilmu sains tanpa engineering hanyalah dongeng. 


Baca juga:  
Engineering adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah peradaban manusia. Piramida Giza, Stonehenge, Parthenon, dan Menara Eiffel yang masih berdiri hari ini adalah beberapa monumen warisan para engineer pada jamannya. Saat ini pekerjaan engineering tersebar di berbagai bidang kehidupan seiring dengan makin kompleksnya permasalahan dan tantangan jaman. Para engineer tidak hanya dibutuhkan untuk membuat pesawat atau merancang bangunan yang monumental, namun juga dalam industri energi, pertambangan, otomotif, perminyakan, listrik, pelayaran, komputer, sampai perangkat lunak.

engineering adalah

Engineering tak lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Apa saja yang yang bisa memudahkan atau menyelesaikan masalah dalam keseharian kita, adalah ilmu engineering. Dari bangun pagi, kita menyalakan lampu. Berangkat ke kantor naik motor, motor diisi bahan bakar bensin hasil tambang minyak bumi, di kantor mengetik di komputer sambil menyalakan AC. Oh iya, tadi ke kantor lewat jalan raya dan jembatan layang. Akhir pekan pulang kampung naik kereta api. Semua fasilitas diatas adalah karya engineering.
Lalu  bagaimana bangunan kantor kita yang tinggi bisa kokoh dan tak rubuh diterpa angin? Bagaimana bisa ada lift untuk kita naik turun lantai tanpa perlu repot-repot naik tangga? 
Di belakang hal-hal keren tersebut ada seorang engineer yang merancangnya.

Bagaimana, sudah terbayang sesuram apa dunia ini tanpa kiprah para engineer?

Kabar sedihnya, tingkat ketersediaan engineer yang kompeten di dunia makin tak berimbang dengan kebutuhan industri. Di Indonesia sendiri, menurut riset lembaga Persatuan Insinyur Indonesia (PII), kita masih kekurangan sekitar 280 ribu engineer dalam kurun waktu 5 tahun kedepan. Saya sendiri tak mengerti bagaimana ini bisa terjadi.

Baca juga: 
Engineering adalah kebutuhan hidup kita. Untuk itu saya berharap bahwa menjadi seorang engineer atau insinyur akan selalu menjadi salah satu pilihan cita-cita bagi generasi muda kita. Jangan semuanya mau jadi yutuber !

Thursday, 19 March 2015

Review Film Black Sea - Pertunjukan Kepemimpinan




Brave the deep,
Find the gold,
Trust no one..

Saya harus memasukkan film ini kedalam daftar sedikit film yang bagiku menarik untuk ditonton. Black Sea, sebuah film yang dirilis pada awal tahun ini mendapuk bintang berbadan kekar Jude Law sebagai aktor utamanya. Karakter kepemimpinan yang berhasil diperankan dengan baik oleh sang bintang adalah satu poin yang saya sukai dari film ini.

Cerita film yang tepatnya dirilis tanggal 23 Januari 2015 ini dimulai ketika Robinson (Jude Law), seorang kapten kapal selam, diberhentikan oleh perusahaan kapal selam tempatnya bekerja. Pekerjaan yang sangat ia sukai, sampai membuatnya kehilangan kasih sayang dari keluarganya. Istrinya memilih menikah dengan orang lain, lalu anak tunggalnya pun turut tinggal bersama ibunya. Ia menyadari, karena kecintaan pada profesi dan kekurangan meterilah hingga ia telah kehilangan hal yang berharga dalam hidupnya.

Suatu saat ketika sedang berkumpul dengan teman-temannya yang juga mantan pelaut, sambil lalu seorang temannya menceritakan tentang kisah kapal selam milik Jerman yang karam di lautan Georgia saat perang dunia II. Kapal selam itu kabarnya berisi harta senilai jutaan dollar yang dikirim Soviet saat perang berlangsung untuk membantu tentara Jerman menyerbu Rusia. Satu-satunya cara mencapai bangkai kapal tersebut tanpa diciduk pasukan penjaga laut Rusia maupun Georgia yaitu dengan kapal selam.

Bermodal keahlian sebagai mantan angkatan laut dan telah bekerja di kapal selam selama puluhan tahun, ditambah sejumlah pelaut-pelaut berpengalaman yang ia kenal, ditambah lagi desakan ekonomi agar bisa merebut kembali keluarganya, Robinson lalu merencanakan sebuah misi untuk menemukan kapal selam jerman tersebut.

Singkat cerita, seorang kenalan mempertemukannya dengan seorang miliarder yang dengan syarat-syarat yang mereka sepakati bersedia membiayai misinya tersebut, termasuk membeli sebuah kapal selam bekas. Robinson lalu bergerak cepat, mengumpulkan kru dengan keahliannya yang dibutuhkan, dengan komposisi 12 orang, setengah orang Rusia dan setengah orang Inggris termasuk Robinson sendiri. 

Setelah memperbaiki beberapa bagian kapal dan memuat barang-barang yang dibutuhkan, Robinson memimpin kru nya menuju lautan Georgia yang dikenal sangat berbahaya. Tak lupa ia menjelaskan tentang misi mereka pada semua anggotanya dan bahwa masing-masing orang akan mendapat bagian sama rata.

Perjalanan mulanya aman-aman saja, masalah-masalah teknis kapal mampu mereka atasi dengan cekatan, sangat menunjukkan bahwa mereka semua bukan orang baru dibagian itu, kecuali satu orang anak muda culun bernama Tobin yang secara tak terencana diikutkan oleh Robinson. Masalah mulai muncul ketika beberapa orang merasa tidak adil dengan pembagian hasil yang nanti akan mereka dapatkan. Mereka berpendapat bahwa keahlian dan kontribusi mereka tidak pantas disamakan dengan yang lain, misalnya dengan Tobin yang benar-benar tak punya keahlian dan bahkan belum pernah berada di kapal selam sebelumnya. 

Pic. Salah satu adegan film Black Sea

Masalah makin runyam ketika seorang Rusia menusuk seorang Inggris hingga tewas karena pertengkaran kecil. Akibat keributan itu, sebuah ledakan dalam kapal membuat kapal selam tersebut rusak dan lalu terbenam di dasar lautan. Beberapa saat didalam ruang kapal terbagi dua kubu, Inggris dan Rusia, masing-masing menguasai beberapa bagian penting dalam kapal.

Robinson yang pingsang selama 18 jam akibat ledakan, ketika terbangun mampu menunjukkan kualitas kepemimpinannya. Ia berbicara dengan kedua kubu lalu meyakinkan mereka bahwa jika mereka tidak bekerja sama memperbaiki kapal, mereka akan tinggal selamanya didasar laut yang gelap tersebut.

Mereka akhirnya sepakat untuk melanjutkan misi, setelah membuang mayat salah satu kru yang telah tewas. Setelah diperiksa, ternyata kerusakan terjadi pada poros mesin kapal. Satu-satunya cara membuat mesin kapal tersebut berfungsi lagi adalah dengan mengganti poros tersebut dengan poros sejenis yang lain yang tentu saja mereka tak persiapkan. Dan satu-satunya poros kapal selam yang paling mungkin mampu mereka dapatkan ada pada kapal selam Jerman yang sedang mereka cari. Mereka harus menemukan bangkai kapal itu, bukan hanya untuk kekayaan tapi juga untuk mempertahankan nyawa.

Lalu dipimpin oleh Robinson, kerja sama dan pertunjukan keahlian para pelaut kondang pun terlihat lagi, namun rasa marah satu dengan yang lain masih nampak jelas. Rasa marah yang sewaktu-waktu bisa terbakar dan bisa mengubur mereka semua di dasar laut nan hitam.

Berbagai masalah dalam kapal tersebut membuka beberapa rahasia. Salah satunya mengapa teman Robinson yang pada awal film memberitahunya tentang bangkai kapal Jerman tersebut belakangan malah tak turut berangkat, yang kemudian membongkar rahasia lain dibalik misi berbahaya yang kini mereka alami.

Saya tak ingin menceritakan lebih detail lagi sebab jika ia, kalian mungkin tak akan penasaran lagi menonton film ini.

Saya menyukai tokoh utama, Robinson, dalam film besutan sutradara Kevin McDonald ini. Meskipun belakangan diketahui ia menyembunyikan beberapa jaket penyelamat yang dapat mengeluarkan beberapa orang dari kapal, namun sikap pemberani, kecintaan pada keluarganya, kerelaan berkorban, dan senang melindungi yang lemah membuat dia menurutku pantas untuk disukai diakhir cerita. Secara umum film berlatar ruang sempit ini sangat layak ditonton

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Apa isi Blog ini? Catatan perjalanan, opini, dan esai ringan seputar Engineering.
Done