Fachrul Hidayat: Opini
News Update
Loading...
Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Saturday, 1 August 2020

Memahami Idealisme dari Kisah Edward Snowden

sinopsis film snowden

Pernahkah Anda menonton film berjudul Snowden? Jika belum, saya ingin merekomendasikan film ini untuk Anda nonton. Film yang dibintangi oleh Joseph Gordon Lewitt ini sebenarnya sudah lama rilis, kalau tidak salah tahun 2016. Namun di nonton sekarang pun saya yakin tak mengurangi kekuatan dari film ini. Biar saya tidak spoiler, Anda sebaiknya menonton filmnya lebih dahulu sebelum melanjutkan membaca tulisan ini.

Film Snowden di adaptasi dari kisah nyata tentang Edward Snowden yang sempat heboh di tahun 2013. Edward Snowden adalah seorang kutu komputer, warga negara AS yang membocorkan banyak rahasia operasi intelejen AS kepada dunia. Tindakannya ini membuat pemerintah AS murka dan menetapkan Snowden sebagai buronan negara.

Sebelum menjadi buronan, Snowden sebenarnya memiliki hidup yang sempurna. Di umur 29 tahun, ia telah memiliki kehidupan yang diimpikan oleh banyak anak muda seusianya. Ia bekerja di NSA, Badan Keamanan Nasional AS, sebagai kontraktor senior, dan memiliki seorang kekasih yang cantik.

Di NSA, Snowden di beri kesempatan memimpin proyek-proyek besar. Ia memiliki karir profesional yang cerah berbekal kecerdasannya sebagai ahli program keamanan komputer. Sungguh sebuah pekerjaan prestisius yang menjadikannya hidup berkecukupan.

Lalu mengapa ia berbalik arah melawan negaranya?

Bekerja di NSA menjadikan Snowden mengetahui dengan jelas proyek-proyek intelejen AS, baik yang benar maupun yang menurutnya tidak benar. Snowden lama kelamaan mulai terusik mengetahui fakta bahwa NSA melakukan beberapa proyek yang menurutnya mengancam privasi publik. Misalnya ketika ia mengetahui bahwa NSA secara sembunyi-sembunyi telah menyadap jaringan seluler setiap warga negara AS dengan dalih pencegahan terorisme.

Snowden bukan serta merta membelot. Pertama kali ia berusaha mempertanyakan hal tersebut kepada para petinggi NSA. Namun sayang usahanya tersebut tidak bersambut. Ia merasa sendirian. Banyak orang dalam tubuh NSA yang mengetahui proyek-proyek aneh yang dilakukan NSA, namun tak ada yang mau bersuara.

Saya melihat bahwa kisah Snowden ini adalah persoalan idealisme atau prinsip hidup. Snowden bukan tidak mencintai negaranya. Ia sejak muda telah bekerja di militer dengan maksud untuk melayani AS. Snowden mencintai AS, namun ia lebih mencintai kebenaran.

Puncaknya, Snowden berencana melakukan hal yang beresiko. Ia bermaksud menyampaikan data-data  proyek NSA kepada media-media terkemuka dunia. Snowden paham resiko yang akan ia hadapi. Tapi keinginannya untuk melakukan hal yang menurutnya benar sudah amat kuat. Ia rela menjadi buronan. Ia rela kehilangan kehidupan dan karir yang gemilang.

Snowden kemudian mengundang dua wartawan dari  The Guardian dan New York Times untuk menemuinya di Hongkong. Kepada kedua wartawan yang ia percayai tersebut, Snowden membeberkan beberapa data rahasia NSA. Ia berharap informasinya dapat dimuat di media dan disampaikan kepada seluruh dunia.

Sekejap saja setelah data-data itu terbuka ke publik, sektor intelejen AS terguncang. Mata dunia mulai terbuka akan lemahnya keamanan dan privasi di dunia maya. Konon, ikut bocornya data penyadapan AS terhadap beberapa kepala negara menyebabkan hubungan AS dengan beberapa negara memanas. Snowden sendiri seketika itu langsung menjadi buronan paling di cari oleh AS dan di buru ke seantero dunia.

Sampai hari ini Snowden masih terlantar. Ia hidup di Rusia, mencari perlindungan dari kejaran AS, negaranya sendiri. AS mencap Snowden sebagai pengkhianat, tapi sebagian warga AS menganggap ia sebagai pahlawan. Snowden juga tak pernah menyesal sedikitpun atas prinsip dan tindakannya.

Apakah Anda pernah mengalami posisi seperti Snowden? Suatu ketika Anda mengetahui bahwa ada yang salah namun orang lain bersikap cuek terhadap itu. Anda menganggap kesalahan itu mesti di koreksi tapi orang lain secara kolektif merasa itu normal-normal saja.

Nah, untuk mendobrak keadaan seperti itu dibutuhkan keberanian yang besar. Keberanian seperti Edward Snowden. Anda bukan hanya mesti berani melawan kebiasaan yang telah mengakar, namun juga harus siap menanggung resiko setelahnya. Kebanyakan yang saya ketahui, orang yang memiliki idealisme tinggi seperti ini selalu terpinggirkan.

Menjaga prinsip hidup secara konsisten memang berat, namun dengan itulah seorang manusia berharga. Saya sendiri selalu menaruh respek yang tinggi pada orang-orang yang memiliki prinsip yang kokoh, meski terkatung-katung mereka menjaganya. Ketika telah memiliki dasar yang benar dalam hidup, mereka tidak lagi membutuhkan persetujuan orang lain. Orang-orang seperti ini sampai kapanpun tidak akan tumbang oleh harta dan jabatan.

Wednesday, 29 July 2020

Teknik Berburu Babi Hutan

Babi hutan adalah salah satu hewan yang sering menjadi target buruan para penembak. Selain karena menjadi hewan hama yang mengganggu petani, babi hutan juga adalah bahan makanan bagi sebagian orang.

teknik dan cara menembak babi

Meskipun warga di desa saya tidak memakan daging babi, namun turun temurun kami telah memerangi hewan ini. Belakangan, kegiatan berburu babi hutan dengan menggunakan senapan angin sekaligus menjadi hobi yang menarik bagi warga desa, termasuk saya.

Bagi Anda yang juga senang berburu babi hutan, maka Anda memiliki salah satu hobi paling menyenangkan di dunia. Selain menyenangkan, berburu juga adalah aktivitas yang melatih ketelitian dan kesabaran.

Baca Juga:

Teknik Berburu Babi Hutan


Babi hutan adalah hewan bukan hanya rakus tetapi juga liar, sehingga sangat sulit untuk dijumpai dalam jarak dekat. Hewan-hewan ini memiliki indera penciuman yang tajam. Sedikit saja mencium aroma badan manusia, atau aroma lain yang aneh bagi mereka, maka mereka akan lari terbirit-birit dan menghilang ke dalam hutan dalam sekejap.

teknik dan cara menembak babi

Maka dari itu, selain mesti memiliki senapan yang handal untuk menembak, diperlukan cara dan teknik serta perencanaan berburu yang tepat, agar perburuan babi membuahkan hasil alih-alih babi buruan malah lari ketakutan dan semakin liar. Beberapa teknik berburu dibawah ini bisa Anda lakukan.


1. Mengumpulkan informasi di sekitar area perburuan


Hal pertama yang penting sekali dilakukan adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang lingkungan sekitar lokasi perburuan. Yang utama, Anda harus mengetahui kebiasaan babi hutan yang akan diburu. Anda bisa bertanya pada pemilik lahan, atau penduduk di sekitar.

Jika gangguan babi telah berlangsung lama, biasanya akan ada terbentuk pola. Mulai dari lokasi kemunculan babi, jalur masuknya, sampai pada jam-jam serangan babi. Ada babi yang menyerang di malam hari, ada juga yang siang hari. Ada yang datang berombongan, ada pula yang hanya satu dua ekor.

Dengan mengetahui informasi-informasi ini, anda bisa menentukan perencanaan berburu selanjutnya. Anda bisa menentukan akan berburu di malam hari ataukah siang hari. Anda juga telah mengetahui jalur yang sering dilalui target sehingga bisa menentukan titik tembak yang pas.


2. Menentukan posisi menembak


Langkah kedua setelah mengetahui perkiraan posisi babi, yaitu menentukan dimana Anda akan melepaskan tembakan. Ini juga bagian yang tidak kalah pentingnya.

Menentukan lokasi menembak berarti anda mesti berhitung jarak tembak, akurasi senapan, dan keamanan diri sendiri. Posisi yang terlalu jauh dari target akan menyebabkan power serta akurasi peluru melemah. Posisi yang terlalu dekat selain membahayakan diri sendiri, juga bisa menyebabkan babi tidak mau mendekat karena mencium aroma tubuh kita.

Menurut saya, posisi menembak terbaik dalam berburu babi adalah di tempat yang tinggi. Dengan demikian kita bisa leluasa mengamati target yang bergerak dibawah. Dikalangan pemburu, dikenal istilah ranggon. Ranggon adalah tempat yang dipersiapkan sebagai posisi melepaskan tembakan. Ada yang membuat ranggon berupa platform yang dipasang di atas pohon, ada pula yang hanya berupa dataran tinggi.

Menembak dari atas ranggon akan memberikan sudut tembak yang lebih ideal sehingga peluang mengenai target menjadi lebih tinggi.


3. Mempersiapkan umpan


Setelah menentukan posisi tembak yang baik, selanjutnya kita menyiapkan umpan. Umpan dimaksudkan untuk memancing babi agar diam di titik tembak yang kita inginkan. Seekor babi dalam posisi sedang memakan umpan biasanya akan diam sehingga memungkinkan  kita untuk membidik secara akurat.

Titik tembak, tempat kita meletakkan umpan, harus ditentukan sebelumnya. Titik tembah harus terjangkau dari posisi menembak dengan pandangan yang jelas, tidak terhalang apapun.

Umpan yang disiapkan berupa buah-buahan. Bisa jagung, kelapa, pisang mentah, atau buah apa saja yang disukai babi di sekitar lokasi. Letakkan umpan di titik tembak secara acak.

Baca Juga:


4. Bidik bagian tubuh vital


Untuk dapat melumpuhkan babi, bidiklah di bagian tubuh vital. Bidikan di area vital akan menumbangkan babi dalam sekali tembakan. Bidikan di area tubuh lain mungkin juga membunuh babi, tapi tidak seketika. Bisa jadi babi masih bisa berlari sehingga Anda mungkin akan kesulitan mengejarnya.

teknik dan cara menembak babi

Menurut beberapa sumber, titik vital babi terletak pada otak dan jantung. Jantung terletak tepat dibelakang kaki depan sedangkan otak terletak di antara telinga dan mata babi. Saya sepakat bahwa kedua titik ini bisa melumpuhkan babi seketika.

Menurut saya, bidikan di area kepala, antara telinga dan mata, lebih efektif dan mudah dikenai. Tunggulah sampai babi menghadap ke arah Anda lalu tembak pas di titik tersebut. Jika berhasil mengenai titik itu, biasanya babi akan langsung tumbang tanpa sempat berlari lagi.


5. Lepaskan tembakan terbaik


Kunci dari berburu adalah kesabaran. Kalau tidak memiliki kesabaran, maka simpan saja senjata di lemari. Kita tak cocok menjadi penembak. Hehe

Misalkan kita sudah lama mengintai babi buruan, dan suatu ketika target sudah di depan mata. Karena kurang sabar, satu tembakan yang meleset malah menyebabkan rombongan babi berhaburan lari kembali ke hutan. Biasanya jika sudah begini, butuh waktu lama untuk mereka berani kembali lagi.

Maka dari itu, intailah dengan sabar. Lepaskan tembakan setelah Anda yakin telah mendapatkan bidikan terbaik.


6. Gunakan peredam


Menggunakan peredam pada senapan berfungsi untuk meredam suara saat menembakkan peluru. Semakin baik peredam, semakin senyap juga suara tembakan.

Peredam penting digunakan saat memburu babi yang berombongan. Saat Anda menembak target pertama, babi yang lain mungkin akan ketakutan dan berlarian kabur. Namun jika anda menggunakan peredam yang baik, mungkin saja suara senapan Anda tidak akan begitu menakuti mereka. Dengan demikian, setelah melepaskan tembakan, Anda bisa membidik babi berikutnya.

Baca Juga:

Senapan Terbaik Untuk Berburu Babi Hutan


Senapan angin ada banyak sekali bentuk dan modelnya. Untuk target besar seperti babi hutan sebenarnya bisa saja menggunakan senapan uklik, jika jaraknya dekat dan penembak bisa mengenai titik vital di tubuh babi hutan. Ada senapan uklik berpower besar yang terbukti bisa menumbangkan babi hutan. Misalnya senapan Sharp Gofful Night Fury. Senapan uklik ini sudah banyak diakui kehandalannya dalam menembak target-target besar.

Namun saya sendiri merekomendasikan senapan precharged pneumatic atau PCP untuk berburu babi. Bagaimanapun juga, senapan PCP selalu memiliki power yang lebih besar daripada senapan uklik.

Pilihlah senapan PCP dengan tampungan tabung besar, yaitu dengan range 3000 - 5000 psi. Dalam istilah penembak, senapan untuk berburu hewan besar seperti ini sering disebut dengan istilah senapan big game. Dengan menggunakan senapan berpower besar, kemungkinan untuk menumbangkan babi hutan lebih besar.

*  *  *

Demikianlah beberapa teknik berburu babi hutan yang saya ketahui. Jika rekan-rekan pembaca mengetahui cara yang lain dan ingin memberi masukan, mohon berbagi di kolom komentar ya.

Menurut saya, cara terbaik untuk berburu babi adalah dengan membuat ranggon di atas pohon dengan jarak tembak yang sesuai dengan spesifikasi senapan. Waktu berburu terbaik adalah di malam hari. Namun untuk bisa melakukan tembakan di malam hari dengan baik, kita memerlukan tambahan perangkat Night Vision pada senapan. Sayangnya, Night Vision harganya cukup mahal di pasaran sehingga amat berat untuk dijangkau oleh penembak kere dan melarat seperti saya. Hehe

Namun jangan berkecil hati. Berburu babi hutan tetap bisa efektif dan menyenangkan dengan menerapkan teknik berburu yang baik. Selamat berburu rekan-rekan sedulur. Salam satu laras !

Tuesday, 21 July 2020

Mengapa Saya Menulis Blog?


Saya suka menulis. Sejak masih bocah saya telah belajar menulis. Menulis apa saja. Waktu saya masih SD, sepulang dari sebuah tugas dinas di Kota Parepare, Ibu membeli untuk saya sebuah buku catatan. Di buku tersebut saya mulai menulis apa saja yang saya sukai. Saya menulis tentang teman-teman kelas, saya menulis bahan-bahan untuk membuat layangan, saya menulis nama-nama paman yang memberi saya uang jajan. Buku catatan itu masih ada sampai sekarang. Buku itu lalu penuh, lembaran kosongnya habis saat SMP.

Di SMA saya membeli sendiri sebuah buku catatan baru dan kembali saya tulisi lembar per lembar. Cerita ikut Palang Merah, diterima tim basket sekolah, resep kue kesukaan, dan masih ada juga nama-nama paman yang pernah memberi saya uang jajan. Buku catatan ini juga masih ada sampai sekarang.


Meski masih tersimpan baik-baik, tulisan-tulisan di buku catatan saya lebih banyak yang memalukan alih-alih bisa dibanggakan. Pernah suatu ketika saat istri saya sedang beres-beres rumah, ia menemukan buku-buku catatan jaman primitif saya itu. Saat itu saya tak ada dirumah. Istri saya membaca buku-buku itu sampai puas lalu membuli saya habis-habisan setelahnya. Untungnya, di buku catatan saya tak pernah menulis tentang mantan. Kalau sampai ia, maka sudah bisa dipastikan piring-piring di rumah bakal beterbangan. Hehe

Saat kuliah saya melihat makin banyak hal yang bisa ditulis. Dari pergaulan kampus yang nakal, organisasi mahasiswa, jajanan sekitar kontrakan, mahasiswa yang malas tapi mau jadi orang sukses, dosen yang pungli, demonstran yang dibayar, macam-macam. Dan saya mulai ingin tulisan saya di baca juga oleh orang lain. Rasanya pasti nikmat jika tulisan kita ada yang mau baca.

Saya lalu mulai mengirim tulisan saya ke redaksi koran. Pernah sekali, saya mengirim tulisan saya ke salah satu media cetak di Makassar. Waktu itu saya menulis opini tentang betapa konyolnya kegiatan training salah satu organisasi pergerakan mahasiswa berbasis Islam yang baru saja saya ikuti. Harapan saya tulisan itu bisa di muat di koran.

Editor korannya, yang seorang bapak-bapak, setelah membaca tulisan saya, ia tanya:

“Bagus ini. Kita ji sendiri tulis ini kah?’’

Songkolo ! Apa mahasiswa di jaman saya sudah sedemikian dungu untuk di percaya bisa menulis dengan baik? Buat apa juga saya repot-repot memperkenalkan tulisan orang lain?

Tulisan saya itu akhirnya tidak dimuat. Barangkali ada tulisan lain yang lebih baik. Tapi beberapa minggu setelahnya, tulisan saya yang lain terbit di seperempat halaman koran. Kalau tidak salah tulisan itu tentang keterlibatan mahasiswa dalam aksi kemanusiaan, seperti penanganan bencana dan pencarian korban hilang. Dan sampai hari ini honor untuk tulisan itu belum sempat saya ambil.

Tahun 2010 saya mengenal Blog, platform online untuk menulis dan memungkinkan bisa menjangkau pembaca yang banyak. Tentu saja saya langsung membuat Blog. Beberapa tulisan sempat saya terbitkan sebagai postingan Blog sebelum kesibukan sebagai mahasiswa membuat saya melupakan Blog tersebut.

Tahun 2013 ketika saya sudah lulus dan belum bekerja alias pengangguran, saya membuat Blog baru. Namun beberapa bulan setelahnya saya diterima bekerja dan kesibukan kantor menjadi alasan utama Blog yang saya buat kembali terlupakan.

Tahun 2015 ketika ketika saya sudah mulai beradaptasi dengan baik di pekerjaan, saya membuat Blog lagi, Blog yang sedang Anda baca ini. Meskipun masih aktif sampai sekarang, namun beberapa tahun terakhir saya jarang sekali bisa menulis. Entah, mungkin lelahnya pikiran akibat kerja membuat kreatifitas menulis jadi tumpul. Kadang sepulang kerja, halaman Blog saya buka, namun tak sekata pun bisa tertulis. Rasanya juga pikiran kritis saya makin lumpuh, tak ada satupun yang bisa saya protes. Memang kadang suasana nyaman membuat kita lemah.

Saya menganggap ini adalah penyakit, dan penyakit mesti di obati.

Beberapa bulan terakhir ini saya berusaha agar bisa rutin menulis lagi di Blog ini. Menulis apa saja. Curhat, catatan pekerjaan, imajinasi, tips perjalanan, apa saja. Itulah yang kini bisa Anda jelajahi di Blog ini.

* * *

Kebahagian bagi orang yang membuat tulisan adalah jika tulisannya ada yang baca. Demikian halnya dengan saya. Ternyata, meski tulisan saya masih sangat jauh untuk bisa dikatakan layak di baca, ada juga pembaca yang sudi mampir di Blog ini. Bahkan secara ajaib, bulan lalu tulisan-tulisan di Blog saya ini mencapai lebih dari 4000 pembaca dan mendapatkan 43.000 pengunjung sepanjang waktu.

Saya kan jadi terharu. Itu jumlah pembaca yang bagi saya terlalu banyak. Amat jauh melebihi pengharapan.


Kini saya bertekad untuk terus menulis. Untuk apa? Untuk membantu diri saya sendiri. Saya menemukan kesenangan dalam menulis. Saya senang berbagi pengalaman hidup, terlebih jika itu bisa membawa manfaat bagi orang lain yang membaca tulisan saya.

Saat ini saya bekerja di sebuah perusahaan konstruksi swasta yang bergerak di bidang pembangkit listrik. Saya akan banyak menulis tentang itu. Mungkin saja bisa bermanfaat bagi rekan-rekan se-profesi atau adik-adik pelajar yang membutuhkan. Di waktu libur, saya biasanya menghabiskan waktu dengan bertani dan beternak di kampung halaman saya di pegunungan Sulawesi Barat. Saya pun akan banyak menulis tentang itu. Bagaimana pertanian di kampung saya, bagaimana memelihara ternak, dan lain-lain. Selebihnya adalah kisah-kisah perjalanan atau cerita naik gunung jika masih ada.

Saya ingin berterima kasih kepada Anda yang telah membaca tulisan-tulisan di Blog ini. Baik yang rutin mampir maupun yang hanya kebetulan nyasar disini. Kehadiran Anda betul-betul adalah semangat saya dalam menulis. Meskipun, sekali lagi, tulisan saya masih sangat jauh untuk bisa dikatakan layak di baca, namun saya terus belajar dan akan berusaha membuat tulisan yang makin baik dari hari ke hari. Sekali lagi, Terima kasih !

Sunday, 19 July 2020

4 Alasan Kuat Mengapa Anda Harus Mulai Menulis di Blog

Di dunia ini tidak ada yang bisa memaksa Anda menulis. Dalam undang-undang, menulis tidak masuk dalam satu pun pasal kewajiban warga negara. Maka kita boleh saja melakukannya, tapi tidak wajib. Kecuali jika ada tuntutan lain yang menjadikan Anda wajib untuk menulis. Misalnya Anda wartawan media, maka mau tak mau Anda harus menulis sebab pembaca media mau membaca apa jika Anda tidak menulis. Hehe

Di era 4.1 yang serba digital sekarang ini, menulis tidak hanya bisa dilakukan di kertas. Kini ada flatform online yang memungkinkan tulisan kita dapat menjangkau pembaca yang tak terbatas. Ada flaform gratisan seperti Blogspot, Wordpress, atau Tumblr, dan ada pula yang berbayar.

Melalui artikel ini saya hendak mengajak Anda untuk mulai menulis, meskipun Anda bukan wartawan. Buatlah Blog, kembangkan menjadi sebuah website yang bagus, dan bagikan tulisan-tulisan Anda secara online.

alasan kuat menulis di blog

Untuk menulis, kita semua perlu alasan. Dengan itu kita akan semangat dan konsisten melakukannya. Ada orang yang menulis karena memang hobi. Ia menganggap menulis ibarat lari pagi yang mesti dilakukan tiap hari sebab dengan begitu ia merasa senang. Ada orang menulis karena katanya menulis dapat melepaskan beban pikiran. Menulis mungkin terasa seperti curhat bagi orang-orang ini. Ada pula orang yang menulis karena ingin menjadi bagian dari sejarah. Konon dengan menulis lalu menyebarkannya secara online, mereka akan kekal dalam ingatan manusia. Hehe

Bagi Anda yang tidak cocok dengan alasan-alasan diatas, jangan khawatir. Di bawah ini masih ada beberapa alasan lain mengapa Anda harus mulai menulis di Blog. Bagi saya sendiri, alasan-alasan ini sangat powerfull untuk mendorong saya terus menulis.


Membantu Orang Lain


Alasan pertama dan paling penting adalah menulis untuk membantu orang lain. Sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, membantu sesama harus selalu menjadi prioritas. Bagaimana bisa dengan menulis dapat membantu orang lain?

Sekarang ini hampir segala solusi untuk permasalahan peradaban bisa ditemukan di internet. Jika ada sesuatu yang tidak kita ketahui, dengan mudah kita tinggal mengetik kata kuncinya di Google dan  ribuan tulisan yang sesuai akan muncul seketika.

alasan kuat menulis di blog

Nah, jika Anda menulis sesuatu yang bermanfaat di Blog, misalkan sebuah tips atau rekomendasi untuk suatu masalah, maka orang akan menemukan tulisan anda dan mungkin saja menjadi solusi bagi permasalahan mereka. Dengan demikian, secara tidak langsung anda telah membantu orang lain.

Di Blog ini saya sering menulis tentang pengalaman saya beternak ayam. Anda mungkin tidak akan percaya bahwa sudah puluhan orang yang menghubungi saya secara langsung setelah membaca tulisan saya. Ada yang bertanya cara mencampur makanan ayam, ada yang meminta gambar kandang ayam, dan banyak pula yang sekedar bertegur sapa. Tentunya saya sangat senang sebab tulisan saya bisa bermanfaat bagi orang lain.


Mengembangkan Wawasan


Dengan menulis, secara tidak sadar anda akan mendapatkan peningkatan wawasan. Biasanya sebelum kita mulai membuat tulisan tentang suatu topik, kita perlu mengetahui topik tersebut secara lengkap agar tulisan yang kita hasilkan lengkap dan informatif. Mungkin kita perlu mengingat-ingat kembali pengalaman lama, membaca buku yang berkaitan dengan topik tersebut, ataupun membaca artikel lain yang sesuai lalu kemudian dipadukan dengan pengetahuan kita sendiri.

alasan kuat menulis di blog

Misalkan kita hendak menulis cerita perjalanan wisata ke Candi Borobudur. Nah, untuk melengkapi tulisan kita, mungkin kita perlu membaca artikel tentang candi tersebut. Mungkin kita ingin menambahkan sedikit informasi tentang sejarah candi, atau kisah di balik pembuatan candi. Atau barangkali kita ingin menambahkan harga-harga penginapan yang tersedia di sekitar candi tersebut. Dengan demikian tulisan kita nantinya akan lebih berbobot.

Saat melakukan riset sederhana tentang topik Candi Borobudur, secara tidak sadar pengetahuan kita tentang candi tersebut menjadi segar dan tentunya bertambah luas.

Begitupun saat hendak membuat tulisan dengan topik lain. Riset-riset kecil yang dilakukan akan meningkatkan wawasan kita tentang topik tersebut. Mungkin itulah sebabnya, kebanyakan penulis yang saya kenal amat cerdas dan berwawasan luas. Ngobrol tentang apa saja bisa nyambung. Hehe


Melatih Kemampuan Menulis


Rutin menulis di Blog akan melatih kemampuan kita untuk membuat tulisan yang baik. Tulisan yang baik bukan hanya berbobot dan informatif melainkan juga harus sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan yang baku.

alasan kuat menulis di blog

Anda belum paham kaidah penulisan yang bagus? Tidak masalah. Lihatlah tulisan ini. Masih banyak kesalahan pemakaian huruf kapital serta tanda baca. Tapi tak menyurutkan semangat saya untuk terus menulis. Tulisan-tulisan saya terdahulu malah lebih parah. Perlahan-lahan, sambil terus membuat tulisan di Blog, kemampuan menulis kita akan bertambah dengan sendirinya.

Saat sering berkecimpung di lingkungan per-Blog-an, kita akan sering melihat tulisan yang di buat oleh orang lain yang mungkin saja lebih bagus, tanda bacanya tepat, sehingga nyaman di baca. Dari sanalah secara sadar atau tidak kita telah belajar. Lama-kelamaan tulisan kita juga makin hari makin bagus.

Menulis dengan kaidah yang benar adalah kemampuan yang penting di jaman sekarang ini. Di bidang akademik, di pekerjaan, ataupun di lingkungan sehari-hari, teknik menulis akan selalu bermanfaat. Ini akan menjadi softskill yang membedakan kita dari orang lain.


Menghasilkan Uang


Di era ekonomi digital sekarang ini, jika kita tidak memiliki investasi yang digital pula, maka agak miris rasanya. Lihatlah keluar, orang-orang sudah bisa menghasilkan uang meski tak bekerja secara nyata.

Orang bisa berpenghasilan milyaran sebulan dengan meng-upload video ke kanal Youtube. Ada orang yang kaya raya dengan menjual foto ke website virtual. Ada banyak penjual yang sukses meraup keuntungan dari menjajakan dagangannya secara online. Jumlah pekerja digital ini terus bertambah dari tahun ke tahun.

alasan kuat menulis di blog

Jika Anda termasuk orang yang masih terlelap, tidak menyadari perubahan jaman seperti ini, maka bangunlah segera. Saya tidak meminta Anda untuk berhenti dari pekerjaan kantoran dan mulai menjadi Youtuber. Hehe. Tidak sama sekali. Namun Anda harus mulai memikirkan untuk memiliki investasi yang berbasis digital.

Menulis di Blog adalah salah satu bentuk investasi digital. Jika tulisan Anda disukai orang lalu pembaca mulai berdatangan dan jumlahnya bertambah dari hari ke hari, maka itu adalah modal yang berharga bagi Anda. Saat trafik pembaca Blog sudah tinggi, Anda dapat mengatur Blog Anda sedemikian rupa sehingga mendapatkan tawaran iklan untuk dipajang di Blog tersebut. Dari iklan itu, Anda bisa mendapatkan uang.

Penghasilan dari Blog jumlahnya akan bergantung pada tulisan-tulisan Anda. Semakin menarik tulisan, maka semakin banyak pula pengunjung yang datang. Saat pengunjung semakin banyak, maka peluang mendapatkan penghasilan yang lebih besar juga terbuka lebih luas.

* * *

Demikianlah saudara-saudara. I strongly suggest you to start writing. Hari ini juga, menulislah. Tulis apa saja yang sekiranya akan bermanfaat lalu bagikan di Blog. Isi pikiran Anda, ide-ide, literasi, serta pengalaman hidup Anda adalah pengetahuan yang mungkin dibutuhkan oleh orang di sisi dunia yang lain. Maka menulislah. Toh, selain akan bermanfaat untuk orang lain, menulis ternyata bisa membawa manfaat yang besar bagi diri kita sendiri.

Friday, 27 March 2020

Infeksi Virus Corona Bukanlah Aib !

virus corona bukan aib

Coronavirus Disease atau umum disebut Covid-19 masih menjadi pandemik yang mengguncang dunia kesehatan global sampai hari ini. Sejak diumumkan sebagai kasus pertama Desember 2019 lalu di Wuhan, China, virus ini telah menjangkiti 199 negara. Update website Worldometers mencatat, per hari ini kasus Covid-19 di seluruh dunia telah menyentuh angka 596.731jiwa, dengan total kematian 27.352 jiwa.

Baca:  Global Coronavirus Cases

Indonesia sendiri menjadi negara yang sebulan terakhir berjibaku menanggung keganasan Covid-19. Hari ini, 26 hari sejak Presiden Jokowi mengumumkan kasus positif Covid-19 pertama di Indonesia, jumlah kasus telah sampai di angka 1046 jiwa dengan total kematian 87 jiwa.

Musibah ini benar-benar menjadi prahara yang mengganggu kestabilan dunia.

Sayangnya, ditengah penanggulangan penyakit yang lebih terkenal dengan sebutan virus corona ini, muncul beberapa stigma di masyarakat yang justru amat menyedihkan. Kebanyakan orang menganggap bahwa terinfeksi virus corona adalah aib yang memalukan. 

Entah barangkali akibat pemberitaan yang berlebihan atau memang sedemikian menakutkannya penyakit ini sehingga menimbulkan ketakutan berlebihan. Penularan virus yang sangat cepat dan penambahan kasus infeksi baru setiap hari, belakangan menjadi santapan berita sehari-hari masyarakat. Orang akhirnya menganggap bahwa infeksi virus corona ini menjatuhkan harga diri, sebab akan dijauhi teman-teman dan dikucilkan dari pergaulan.

Saya ingin menyampaikan bahwa virus corona bukanlah aib. Ia tak ubahnya seperti penyakit menular lain. Kurang lebih seperti penyakit flu, tuberkulosis, penyakit kulit, dan penyakit lain yang bisa berpindah ke orang lain. Dan penderita yang positif terjangkit virus corona memiliki peluang untuk sembuh, seperti halnya juga penyakit lain.

Baca:  Persentase Kesembuhan Virus Corona

Menganggap virus corona sebagai aib adalah sangat berbahaya. Akhirnya akan ada banyak orang yang sebenarnya berpotensi terinfeksi virus corona tapi berusaha menutupi diri agar tidak mendapat pandangan buruk dari lingkungan. Akan ada orang yang mungkin saja tidak terinfeksi, hanya mengalami gejala yang mirip dengan gejala virus corona, seperti batuk dan bersin, namun tidak berani memeriksakan diri. Bahkan ada yang tidak mau terlihat sakit dihadapan orang lain, sampai menahan-nahan batuk dan bersin.

Beberapa hari lalu saya membaca berita tentang dr. Bambang Sutrisna, seorang dokter yang meninggal karena terpapar virus corona. Sebelumnya dokter ini memeriksa pasien yang ternyata telah lebih dahulu terjangkit virus corona, namun pasien ini tidak jujur bahwa ia telah positif corona. Ketidakjujuran pasien ini akhirnya membawa petaka bagi sang dokter.

Baca:  Curhatan Anak Dokter yang Meninggal Terpapar Corona

Kemarin di Tarakan, Kalimantan Utara, seorang pasien dirawat di rumah sakit. Pasien ini tidak jujur tentang riwayat perjalanannya sebelumnya. Setelah sakitnya makin parah, baru ketahuan bahwa ia baru pulang dari bepergian ke Jakarta. Kita tahu Jakarta menjadi daerah dengan menyebaran virus corona terbanyak. Akhirnya semua dokter dan perawat yang berkontak dengan pasien ini berada dalam bahaya terjangkit virus corona.

Jika kita sering mendengar kisah pengkhianat dalam cerita peperangan, maka orang-orang seperti inilah pengkhianat dalam perang bangsa kita melawan virus corona. Mereka tidak punya hati nurani sedikitpun.

Tenaga kesehatan, dokter dan perawat adalah ujung tombak dalam penanggulangan virus corona. Mereka berdiri di baris terdepan, menghadapi maut demi menyelamatkan nyawa pasien. Mereka juga memiliki keluarga yang menunggu dirumah. Apa jadinya jika para dokter dan perawat ini tumbang hanya gara-gara kebodohan pasien-pasien yang tidak jujur mengakui sakitnya?

Menyembunyikan gejala virus corona menjadikan seseorang berperan menyebar virus ini kepada orang disekitar. Mungkin saja keluarga, atau teman sehari-hari. Apa hebatnya tampak sehat bugar didepan orang lain jika belakangan menjadi musibah?

Stigma bahwa virus corona adalah aib muncul dari buah pikiran yang tidak sehat akibat ketakutan berlebihan. Maka janganlah menjadi bagian dari itu.

Jika mengalami gejala terinfeksi virus corona, tidak perlu malu. Berbesar hatilah mengakui. Sampaikan kepada orang-orang disekitar, lalu terapkan langkah penanganan yang telah disampaikan oleh tim kesehatan kita. Itu akan jauh lebih bijaksana dibandingkan menutup-nutupi diri yang belakangan malah merugikan diri sendiri, keluarga, dan orang lain. Toh sekali lagi, penyakit ini juga memiliki peluang yang tinggi untuk sehat kembali.

Tuesday, 8 October 2019

Jusuf Kalla Menggertak China

Jusuf Kalla Via timur-angin.com
Bukan rahasia lagi jika Jusuf Kalla adalah tokoh dengan kemampuan diplomasi yang handal. Cepat, berani, dan bermartabat adalah prinsip yang mendarah daging baginya dalam setiap sikap politik maupun pengambilan keputusan. Jusuf Kalla dikenal sebagai inisiator perdamaian di beberapa daerah konflik. Sebagai politikus, beliau tidak ciut sedikitpun nyalinya berhadapan dengan tokoh-tokoh besar dalam pergaulan internasional.

Suatu ketika pada masa pemerintahan presiden SBY, saat itu Jusuf Kalla menjadi wakil presiden, ada masalah dengan China. Pemerintah China marah karena Indonesia mengizinkan presiden Taiwan mendarat di Indonesia. Kita ketahui, China dan Taiwan adalah dua negara serumpun tapi tidak akur. Mereka pernah terlibat konflik dan sampai kini menjadi saingan dalam ekonomi.

Taiwan adalah negara yang bisa dikatakan tidak memiliki banyak teman di dunia. Suatu waktu dalam perjalanan pulang dari Libya, presiden Taiwan hendak melakukan pengisian bahan bakar pesawat (refueling) di Belanda, tapi Belanda tidak mengizinkan. Dari Libya ke Taiwan tidak bisa direct flight, mesti mampir refueling. Presiden Taiwan lalu menelepon Jusuf Kalla.

"Mr Vice Presiden, tolong izinkan saya mampir refueling di Indonesia," dia meminta.

"Oke," jawab Jusuf Kalla.
"Kamu boleh mendarat dimana saja asal jangan di Jakarta. Nanti ribut semua orang," tambahnya.

Maksud Jusuf Kalla biar diam-diam saja, tak perlu ramai ketahuan media. Keputusan ini juga diambil setelah melalui izin dari presiden SBY.

Presiden Taiwan kemudian memilih mendarat di Batam. Namun presiden Taiwan ini agak nakal juga. Diberi izin mampir selama 4 jam, rombongan mereka malah menginap semalam di Batam. 

Mengetahui presiden Taiwan datang ke Indonesia, China pun protes keras. Meskipun sudah dijelaskan bahwa mereka hanya mampir refueling, tetap saja China dongkol.

Sementara bagi Jusuf Kalla, bantuannya kepada presiden Taiwan bukan tak berarti apa-apa. Sepulang dari Indonesia, Jusuf Kalla menagih presiden Taiwan dengan permintaan macam-macam, dan sang presiden pun setuju saja. Jusuf Kalla meminta spare part untuk pesawat jet Indonesia, Taiwan setuju. Jusuf Kalla meminta kapal patroli yang canggih dan ada roketnya, Taiwan kasih 40 unit, dan bayarnya pun boleh belakangan. Sayangnya pada saat itu presiden SBY tidak setuju, meskipun Jusuf Kalla sudah siap pasang badan kalau China marah.

"Pak Presiden, kalau China marah, bilang saja wapres saya yang nakal," kata Jusuf Kalla kepada SBY. Namun tetap saja presiden SBY tak setuju.


Setelah peristiwa pendaratan refueling presiden Taiwan, China marah kepada Jusuf Kalla. Alhasil ketika beliau ada jadwal kunjungan ke China untuk mengurus pendanaan listrik, para petinggi China tidak mau menemuinya.

Sial bagi China berhadapan dengan Jusuf Kalla yang adalah seorang dengan nyali pemberani. Jusuf Kalla malah marah balik. Beliau lalu menelepon presiden Taiwan.

"Mr Presiden, gara-gara kamu mendarat di Indonesia, saya jadi susah. Seharusnya sekarang saya sudah mempunyai USD 10 miliar dari China, tapi gagal gara-gara kamu. Sekarang saya mau kamu bantu saya USD 5 miliar. Saya mau bangun listrik di negara saya," demikian Jusuf Kalla sampaikan.

Presiden Taiwan setuju, meminjamkan uang USD 5 miliar kepada Jusuf Kalla. Jusuf Kalla segera menyuruh perwakilannya datang ke Taiwan untuk bertemu Menteri Keuangan Taiwan sembari berpesan agar bantuan ini diliput oleh media massa di Taiwan. 

Beberapa hari kemudian kabar bahwa Taiwan membantu Indonesia sebesar USD 5 miliar tersebar dan membuat China kebakaran jenggot. Jusuf Kalla memang sengaja membuat China panik. Beliau ingin menggertak China.

Jusuf Kalla memegang pendirian yang kokoh bahwa China lebih butuh kepada Indonesia dibandingkan Indonesia butuh kepada China. Indonesia bisa membeli barang dari negara mana saja, namun China tidak bisa mendapatkan batubara yang melimpah, nikel dan bauksit sebanyak dari Indonesia. 

Tak lama setelah kabar bantuan Taiwan tersebar, perwakilan dari China datang ke Indonesia untuk menemui Jusuf Kalla dengan membawa pesan bahwa China akan menyetujui pinjaman USD 10 miliar dan meminta Jusuf Kalla segera datang ke Beijing. Namun kemarahan Jusuf Kalla belum reda. Beliau saat itu bilang begini, "Saya tidak mau. Dulu saya mau datang, kamu tolak. Sekarang saya tidak ada waktu."

China benar-benar panik. Mereka mengirim undangan sampai tiga kali. Sampai akhirnya, sebulan setelah undangan yang terakhir, Jusuf Kalla bersedia datang ke Beijing. Dan apa yang terjadi setelah tiba di Beijing?

Jusuf Kalla disambut dengan barisan kehormatan yang begitu megah. Itu adalah pertama kalinya seorang wakil presiden disambut sedemikian megah di China.


Itulah sepenggal kisah Jusuf Kalla, seorang tokoh bangsa dengan pembawaan lugas dan berani, tak lemah sedikitpun berhadapan dengan negara besar seperti China. Baginya Indonesia bukan negara kecil yang mesti mengemis bantuan dari negara lain, melainkan adalah negara berkembang yang siap bermitra dengan negara manapun, asalkan sesuai dengan asas pergaulan internasional. Indonesia sampai kapanpun akan merindukan sepak terjang seorang Jusuf Kalla.

Literasi: Tangan Di Atas (Husain Abdullah, 2018)

Lobi Belakang Layar ala Jusuf Kalla

lobi jusuf kalla

Muhammad Jusuf Kalla hari ini kita kenal sebagai seorang wakil presiden. Mendampingi presiden Jokowi, ini adalah kali ke dua, JK, sapaan akrabnya, menduduki posisi wakil presiden. Sebelumnya, dua periode lalu, beliau menjadi wakil presiden di masa pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Di kancah perpolitikan nasional, sepak terjang pak JK tak diragukan lagi. Kisahnya mudah ditemukan dan tentunya akan terekam dalam sejarah bangsa ini. Polical stand dari seorang JK telah mewarnai arah politik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Disamping kiprahnya dalam dunia politik, JK adalah seorang juru lobi handal. Pak JK beberapa kali berhasil menyatukan dua kubu yang berselisih, mendamaikan pertikaian, ataupun mendapatkan target politik dari kemampuan lobi yang mumpuni tersebut. Uniknya, khalayak bahkan kadang tidak menyadari peran JK dalam suatu penyelesaian masalah. JK kadang mengatasi kondisi deadlock dari balik layar.

Jusuf Kalla Inisiator Perdamaian Ambon dan Konflik Aceh


Jika bukan karena JK barangkali perang Ambon masih terjadi. Jika bukan karena JK mungkin Aceh masih bergejolak. JK adalah orang yang turun tangan menyelesaikan konflik-konflik berkepanjangan tersebut.

"Seorang keturunan Bugis, Jusuf Kalla, pendamai Aceh. Yang lain hanya pandai bicara saja. Saya tahu sejarahnya. Kalau tak ada Jusuf Kalla, tak dapat mimpi Aceh damai."

Kesaksian ini dituturkan dengan lantang oleh Tengku Zakaria Saman, mantan menteri pertahanan Gerakan Aceh Merdeka, suatu ketika di tahun 2004.


Jusuf Kalla Via poskotanews.com

Jusuf Kalla Mengusung Anies Jadi Gubernur


Jika buka JK yang pasang badan meyakinkan partai-partai untuk mengusung Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta 2017 silam, barangkali Ahok masih menjadi Gubernur. JK melakukan lobi politik ke beberapa petinggi partai sehingga Anies Baswedan muncul sebagai kandidat di jam-jam terakhir batas pendaftaran.

Baca juga: Inilah Habibie Factor, Penemuan BJ Habibie yang Mengubah Dunia

lobi jusuf kalla
Jusuf Kalla & Anies Baswedan via alkhairaat.com

"Pak JK lah yang mengusulkan sampai ada perubahan. Jam 2 pagi disana (kubu Gerindra dan PKS) memutuskan pak Anies diambil, pak Sandi jadi wakil." Terang ketua umum PAN, Zulkifli Hasan 


Jusuf Kalla Menenangkan Prabowo


Jika JK tidak bertemu Prabowo pada masa genting menjelang pengumuman pemenang pilpres 2019 oleh KPU, barangkali kisah lain yang akan terjadi. Pada saat itu terjadi aksi unjuk rasa besar menentang hasil pemilu yang dianggap penuh kecurangan.

lobi jusuf kalla
Jusuf Kalla & Prabowo via kumparan.com

"Karena itu, waktu saya ketemu, beliau (Prabowo) didepan saya menelpon orang-orangnya untuk menghentikan aksi massa. Dia perintahkan untuk menghentikan aksi, dan akan menjalani proses konstitusi yang baik." Demikian penuturan JK mengenang saat tersebut.

Baca Juga: Camping di Padamarari, Selayang Pandang Danau Poso

Jusuf Kalla adalah juru lobi ulung. Dampak dari lobi-lobi JK telah kita rasakan meskipun dalam prosesnya kadang tidak disadari oleh publik. JK dalam hal ini sering bekerja dibelakang layar. Satu hal yang pasti, lobi-lobi seorang JK selalu bermuara pada kemaslahatan bangsa.

Wednesday, 2 October 2019

Belajar PLTA di Program Hydropower Development - NTNU Norwegia


Mengapa Norwegia?
Biasanya pelajar-pelajar yang sekolah ke luar negeri akan memilih Inggris, Amerika, atau mungkin Jepang. Negara-negara ini menawarkan fasilitas pendidikan kelas satu dengan lingkungan belajar terbaik di dunia.
Mengapa memilih Norwegia?

Sejak di bangku kuliah, di fakultas Teknik, saya begitu mengagumi teknologi energi terbarukan atau renewable energy. Kalau kita sepakat, sumber energi terbarukan adalah sumber energi yang bersahabat dengan kehidupan manusia. Lihat contohnya, air dan udara. Kedua zat ini kita jumpai sehari-hari dalam kehidupan. Energi yang berasal dari air dan udara sifatnya berkelanjutan, karena jumlahnya banyak dan dapat diperbaharui terus menerus. 

Bagi anda yang tinggal di pedesaan seperti saya, pasti tak asing dengan ketersediaan air dalam jumlah besar seperti sungai, danau, atau rawa. Angin yang sejuk juga kita hirup sehari-hari untuk pernafasan. Nah, bandingkan dengan sumber energi fossil, seperti minyak dan batubara. Sudah harganya mahal, beracun pula. Merusak lingkungan, menyebabkan polusi, dan tidak familiar kita jumpai. Mungkin beberapa dari kita malah ada yang belum pernah melihat batubara secara langsung.

Maka prinsip saya dalam hal energi adalah bahwa energi terbarukan mesti menjadi sumber energi masa depan Indonesia maupun dunia. Indonesia sendiri menyimpan potensi tenaga air sebesar 75 gigawatt, sehingga bagi saya pengetahuan tentang pengembangan energi air akan membawa manfaat yang besar bagi pembangunan bangsa di masa depan. Itulah dasar pemikiran saya sehingga menyukai dunia energi air termasuk PLTA. Lalu mengapa mesti belajar ke Norwegia? Ini ulasannya.


Energi


Alasan pertama memilih Norwegia adalah karena Norwegia merupakan negara yang terdepan dalam penerapan teknologi energi terbarukan. 98 % energi yang dikonsumsi Norwegia dihasilkan dari sumber energi terbarukan dimana lebih dari 90% diantaranya dari tenaga air alias hydropower. Meskipun minyak banyak juga dihasilkan disana, namun tidak banyak digunakan sebagai sumber energi. Norwegia adalah negara ke 8 dalam daftar pengekspor minyak terbanyak di dunia.



Norwegia


Alasan kedua adalah fakta bahwa Norwegia adalah negara paling bahagia kedua didunia, setelah Finlandia, menurut survey World Happiness Report. Survey ini dihasilkan dari peringkat negara berdasarkan enam variabel yaitu pendapatan, kebebasan, kepercayaan, harapan hidup sehat, dukungan sosial, dan kemurahan hati. Indonesia sendiri dalam daftar ini menduduki peringkat yang ke 92. Norwegia adalah negara yang indah alamnya. Pada beberapa musim, matahari tidak terbenam dalam sehari yang membuat Norwegia dijuluki The Land of The Midnight Sun.


NTNU


Alasan ketiga adalah karena Norwegia memiliki NTNU. Norwegian University of Science and Technology merupakan kampus teknik terbesar di Norwegia. Kampus ini mengkolaborasikan penelitian ilmiah dan praktek lapangan melalui kolaborasi dengan perusahaan industri terdepan. NTNU adalah singkatan dari bahasa Norwegia Norges Teknisk Naturvitenskapelige Universitet.

Program Hydropower Development adalah salah satu program studi andalan di NTNU. Program master yang ditempuh dalam waktu 2 tahun ini adalah tujuan para pelajar yang ingin belajar tentang pengembangan energi air, termasuk juga PLTA. Di seantero dunia saat ini, masih sulit menemukan kampus yang menyelenggarakan program studi tentang PLTA.


Source: ntnu.edu

Statkraft


Alasan terakhir memilih Norwegia adalah karena disana ada Statkraft. Statkraft adalah perusahaan energi terbarukan terbesar di Norwegia, mungkin juga di Eropa. Perusahaan yang bermarkas di kota Oslo ini disebut sebagai motor penggerak industri energi di Norwegia. Statkraft membangun pembangkit listrik dari air, angin, dan ombak. Untuk kebutuhan riset dan penelitian, Statkraft dan NTNU adalah mitra yang padu dalam pengembangan energi terbarukan di Norwegia.

Note: Ini baru cita-cita ya, belum kesampaian. Hehe

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Apa isi Blog ini? Catatan perjalanan, opini, dan esai ringan seputar Engineering.
Done