Fachrul Hidayat
News Update
Loading...

Sunday, 2 August 2020

Sarjana Teknik Mesin Mau Jadi Apa?

Dulu saat saya berada di ujung masa kuliah, ketika itu sedang menyusun tugas akhir, pikiran saya sudah mulai dipenuhi tantangan masa depan berikutnya. Akan jadi apa setelah kuliah, dimana bisa mendapatkan pekerjaan, berapa penghasilan, dan banyak pertanyaan lain yang serasa ingin meledak di kepala.

Jika Anda pernah mengalaminya, Anda pasti bisa merasakan hal yang sama. Masa setelah lulus kuliah benar-benar adalah tantangan yang sesungguhnya. Saat itu telah tiba waktu dimana mau tak mau kita mesti bisa menjadi pribadi yang mandiri dan tak melulu bergantung pada orang tua.

pekerjaan sarjana teknik mesin

Saya mulai giat mencari-cari info apa yang bisa saya lakukan setelah lulus. Bertanya ke teman-teman, ke senior-senior di kampus, atau membaca-baca website yang berkaitan.

Selama menjalani kuliah di jurusan teknik mesin, saya mendengar banyak mitos bahwa alumni jurusan ini biasanya mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang banyak. Tapi saya sendiri tak pernah benar-benar tahu, gaji yang konon banyak itu didapatkan dari pekerjaan seperti apa.

Suatu ketika saya membuka Google. Di pencarian, saya ketik keyword begini: sarjana teknik mesin bisa jadi apa?

Pengetahuan dari membaca beberapa artikel di Google itu kemudian menyadarkan betapa luas dan kompleksnya ilmu teknik mesin. Mulai dari membuat pipa-pipa toilet sampai merancang pesawat terbang adalah penjabaran dari ilmu teknik mesin. Mulai dari  bangunan kontrakan disamping kampus sampai kantor proyek NASA di Washington, adalah lahan pekerjaan lulusan teknik mesin. Sungguh amat sangat luas.

Lalu dimana saya bisa bekerja nantinya? Saya tidak tertarik untuk bekerja merancang westafel toilet, tapi saya juga yakin tak akan ada perusahaan yang mau merekrut saya untuk merancang pesawat terbang. Saya bukan Pak Habibie. Pengetahuan saya tak sampai disitu, meskipun di kampus telah belajar tentang bagaimana pesawat bisa terbang.

Hari ini, setelah 6 tahun saya melalui karir sebagai kuli di industri teknik mesin, barulah saya bisa paham dengan baik. Seorang sarjana teknik mesin harus realistis melihat peluang pekerjaan setelah lulus. Pekerjaan teknik mesin memang luas sampai ke ujung dunia, namun itu memerlukan pendidikan tambahan dan pengembangan diri yang baik.

Jika Anda seorang sarjana teknik mesin dan ingin memilih karir professional, berikut ini adalah beberapa pekerjaan yang bisa Anda temukan di industri yang melibatkan ilmu teknik mesin. Di Indonesia dan Asia, pekerjaan ini sangat realistis bisa Anda dapatkan.


Mechanical Engineer


pekerjaan sarjana teknik mesin

Di posisi pertama adalah pekerjaan sebagai mechanical engineer. Sebagai seorang sarjana teknik mesin, pekerjaan ini sangat tepat untuk anda kejar. Seorang mechanical engineer dalam dunia industri harus berhadapan dengan desain-desain yang terkait bidang teknik mesin. Ini skopnya amat luas.

Anda harus bisa menghitung apa saja yang perusahaan butuhkan. Anda barangkali harus bisa menghitung pompa atau membuat desain perpipaan, namun disisi lain Anda juga harus bisa menghitung kekuatan struktur baja. Suatu waktu Anda mungkin  harus membuat perencanaan AC dan ventilasi, diwaktu yang lain harus bisa menghitung tebal pelat untuk tangki.

Karena skop kerjanya begitu luas, profesi sebagai mechanical engineer biasanya available hanya pada perusahaan konstruksi yang mengerjakan proyek umum. Misalnya pembangunan gedung, atau pembuatan jalan tol dan jembatan, dll. Pada perusahaan yang spesifik, pekerjaan mechanical engineer biasanya juga dibagi-bagi lebih spesifik lagi.


Piping Engineer


pekerjaan sarjana teknik mesin

Salah satu penguraian ilmu teknik mesin adalah dengan profesi piping enginer. Sesuai namanya, profesi ini mengerjakan segala hal yang terkait dengan piping atau perpipaan.

Jika Anda masih awam melihat kata perpipaan di dunia industri, Anda mungkin menganggap bahwa pekerjaan ini sederhana. Namun sebenarnya pekerjaan piping amatlah kompleks. Anda harus bisa mendesain suatu transfer fluida dengan media pipa dengan aman, ekonomis, dan memenuhi kaidah-kaidah tertantu.

Untuk bisa mendalami ilmu piping engineer, Anda bisa mengikuti kursus dan pelatihan setelah lulus kuliah. Setahu saya sarjana fresh graduate akan kesulitan langsung menembus posisi ini sebab biasanya perusahaan merekrut piping engineer yang sudah ada pengalaman kerja. Anda bisa membaca tips-tips meraih karir sebagai piping engineer yang saya bagikan di halaman lain Blog ini.


Welding Inspector


pekerjaan sarjana teknik mesin

Welding inspector adalah profesi lulusan teknik mesin yang banyak tersedia di industri saat ini. Welding inspector bertugas untuk memastikan pengelasan logam dikerjakan sesuai dengan prosedur dan kualitasnya memenuhi standar tertentu. Mengingat pekerjaan pengelasan banyak ditemui di proyek manapun, sehingga welding inspector juga banyak dibutuhkan.

Profesi sebagai welding inspector bisa anda dapatkan meskipun masih fresh graduate. Syaratnya anda harus memiliki sertifikat welding inspector. Sertifikat ini di peroleh setelah melalui serangkaian pelatihan.

Ada banyak lembaga teknik di Indonesia yang menyelenggarakan pelatihan welding inspector. Salah satu yang terkenal adalah B4T di Bandung.


Static dan Rotating Engineer


pekerjaan sarjana teknik mesin

Di industri minyak bumi, ada pekerjaan sebagai static engineer dan rotating engineer. Dua pekerjaan ini adalah penguraian dari ilmu teknik mesin juga.

Static engineer adalah profesi yang bertugas di bagian equipment atau alat-alat yang statik atau tidak bergerak. Misalnya vessel, drum, separator, surge tank, dll.Sedangkan rotating engineer sesuai namanya mengurusi bagian yang bergerak atau berputar. Contohnya pompa, turbin, kompressor, overhead crane, dll.

Sepengetahuan saya, posisi static engineer kadang masih available bagi fresh graduate. Namun untuk rotating engineer biasanya perusahaan mengambil pekerja yang telah berpengalaman.


Material Engineer


pekerjaan sarjana teknik mesin

Pekerjaan sebagai material engineer biasanya tersedia di perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur atau pembuatan barang. Pekerjaan ini juga bisa menjadi pilihan Anda begitu lulus kuliah.

Bekerja sebagai material engineer berarti anda harus fasih dengan pengetahuan tentang sifat-sifat bahan terutama logam. Saya yakin sarjana teknik mesin pasti familiar dengan ini. Toh dulu waktu kuliah kita ada beberapa mata kuliah dan praktikum yang berkaitan dengan ilmu bahan.


Maintenance Planner Engineer


pekerjaan sarjana teknik mesin

Saya belakangan ini baru tahu bahwa pekerjaan sebagai maintenance planner engineer juga banyak diisi oleh lulusan teknik mesin. Maintenance planner engineer bertugas untuk mengatur jadwal perawatan dan perbaikan alat-alat atau equipment dalam sebuah perusahaan.

Profesi ini hampir selalu ada di sebuah perusahaan teknik, terutama yang menggunakan banyak alat kerja dalam usahanya. Misalnya di perusahaan tambang yang banyak menggunakan alat berat dan truk. Program perawatan dan perbaikan alat di perusahaan ini sangat krusial. Maka mereka bersedia menggaji mahal-mahal seorang maintenance planner engineer yang berkompeten.

* * *

Menjadi seorang sarjana teknik mesin adalah langkah masa depan yang baik. Mungkin jika baru lulus, Anda merasa bingung seperti saya dulu. Tidak mengapa. Teruslah berusaha, bersabar, dan selalu berusaha mengembangkan diri. Profesi keren menanti Anda di depan.

Meski di awal agak sulit, saran saya incarlah pekerjaan yang betul-betul sesuai dengan ilmu teknik mesin. Sebisa mungkin jangan keluar jalur dengan bekerja di sektor yang bukan kompetensi Anda. Sektor lain biarlah menjadi bagian orang lain yang lebih ahli. Pekerjaan-pekerjaan yang saya sebutkan di atas sangat tepat untuk Anda perjuangkan sebagai seorang sarjana teknik mesin.

Saturday, 1 August 2020

Mengenang Romantisme Mendaki Gunung

foto mendaki gunung

Apakah Anda pernah mendaki gunung? Kenikmatan mendaki gunung adalah sesuatu yang hanya bisa di alami setelah kita pulang dari mendaki gunung. Maka bila Anda belum sekalipun mendaki gunung, persepsi kita tentang hal ini akan sulit bertemu.

Saya menempatkan kegiatan mendaki gunung sebagai salah satu sensasi paling menyenangkan yang pernah saya lalui dalam hidup.

Sayangnya beberapa tahun terakhir saya tak pernah lagi mendaki gunung. Kesibukan pekerjaan membuat saya telah kehilangan salah satu nikmat dalam hidup saya tersebut. Susah sekali mendapatkan waktu untuk mendaki gunung. Mungkin kalaupun ada waktu, fisik juga sudah tidak sekuat dulu waktu masih kuliah. Sementara kita tahu bahwa mendaki gunung tanpa fisik yang prima sama saja bunuh diri.

gunung bawakaraeng

Meski sekarang sudah tidak pernah angkat kerer, saya masih merindukan pendakian gunung. Saya selalu berangan-angan suatu saat bisa berangkat, mengajak anak dan istri mendaki gunung. Saya ingin anak saya juga mencintai kegiatan pendakian gunung seperti halnya saya.

Saya merindukan naik gunung beriringan dengan kerinduan saya yang tak kalah mendalam pada teman-teman pendakian saya dahulu. Semua teman mendaki gunung saya adalah yang terbaik. Tangguh, setia kawan, dan sederhana. Mereka tersebar entah dimana kini. Sudah jarang sekali berjumpa akibat kesibukan mencari nafkah.

Untuk sekedar mengurangi rindu, saya ingin mengingat kembali beberapa kenangan mendaki gunung dahulu.


Dimana saya pertama kali mendaki gunung?


Saya sebenarnya telah mendaki gunung sejak kecil. Bagaimana tidak, kampung saya di Sulawesi Barat (Sulbar) adalah kawasan pegunungan. Berangkat bertani ke kebun saya mendaki gunung. Pulang sekolah dan kembali ke rumah saya juga mendaki gunung. Hehe

Sedangkan untuk mendaki gunung versi keren, yang bawa tenda dan peralatan camping, pertama kali saya lakukan di Gunung Bawakaraeng, bersama pasukan SAR Unhas. Kalau tidak salah tahun 2009, tahun kedua saya kuliah. Bersama SAR Unhas waktu itu kami melakukan pendakian dalam rangka memperingati hari kemerdekaan 17 Agustus.

gunung bulubaria

Saya banyak mendaki gunung bersama SAR Unhas, sebab di lembaga ini saya bergabung saat masih jaman kuliah. SAR Unhas adalah organisasi mahasiswa yang konsen ke operasi pencarian dan penanganan musibah, termasuk yang terjadi di gunung.


Sudah berapa kali saya mendaki gunung?


Kalau ini sudah lupa-lupa juga, tapi saya akan coba mengingat-ingat. Saya banyak mendaki gunung saat kuliah. Makanya kebanyakan gunung yang saya kunjungi berada di Sulawesi, sebab dulu saya kuliah di Makassar.

Saya mendaki Gunung Bulusaraung sebanyak 5 kali. 3 kali bersama rekan-rekan SAR Unhas, satu kali bersama teman-teman kontrakan, dan satu kali bersama teman-teman dari Sulbar.

Bawakaraeng, gunung yang paling hits di Sulawesi Selatan, saya mengunjunginya sebanyak 9 kali. 4 kali bersama SAR Unhas, 2 kali bersama teman-teman di kampus, 1 kali bersama beberapa kenalan pendaki dari Jawa, 1 kali bersama teman-teman dari Sulbar, dan 1 kali solo alias mendaki sendirian.

gunung jalur lompobattang

Ramma, lembah cantik di kawasan pegunungan Bawakaraeng, saya hanya kesana sebanyak 3 kali. Ketiga-tiganya untuk refreshing saja, bersama teman-teman campuran. Menurut saya Ramma adalah tempat yang pas bagi yang ingin camping-camping bahagia tapi tidak mau terlalu capek mendaki. Di dekat Ramma, ada juga Danau Tanralili yang tak kalah hits. Saya ke Tanralili 2 kali saja.

Di seberang Bawakaraeng, ada Gunung Lompobattang. Saya mengunjungi gunung ini sebanyak 2 kali. Satu kali bersama SAR Unhas, dan satu kali lagi-lagi bersama teman campur-campur dari kampus. Pernah juga sekali kami naik Lompobattang dari Malakaji lalu melintas ke Gunung Bulubaria dan turun di Desa Majannang, Kab. Gowa.

Berikutnya ada dua gunung dengan jalur extrim di Sulawesi. Pertama, Gunung Kambuno di Luwu Utara. Saya mendaki gunung ini sekali bersama pasukan SAR Unhas. Mendaki gunung ini menghabiskan waktu 8 hari. Kedua adalah gunung tertinggi di Sulbar, Gunung Gandang Dewata. Saya juga mendaki gunung ini sekali dan lagi-lagi bersama SAR Unhas. Jalurnya amat panjang dan melelahkan.

pendakian gandang dewata

pendakian gandang dewata

Yang terakhir saya mendaki puncak tertinggi tanah Jawa, Gunung Semeru. Pendakian ini saya lalui berdua saja dengan adik kandung. Kisahnya juga sudah saya ceritakan di Blog ini.

Hanya itu saja gunung-gunung yang sudah saya kunjungi. Tidak banyak, tapi lebih dari cukup untuk memberi kenangan yang mendalam dalam hidup saya.


Pendakian mana yang paling menyenangkan?


Semuanya tentu menyenangkan ya. Setiap pendakian gunung membawa kenangannya masing-masing. Pendakian yang paling saya nikmati adalah saat ke Mahameru. Entah, rasanya lebih bebas saja. Pada saat itu kebanyakan pendaki mengambil waktu hanya 3-4 hari saja untuk naik dan turun. Namun saya mempersiapkan bekal dan perlengkapan untuk 6 hari. Saya memang ingin santai dan tidak mau terburu-buru. Bayangkan, di Kalimati saja, kami sampai menginap dua malam. Hehe

pendakian bawakaraeng

Saat mendaki Mahameru saya berdua saja dengan adik. Di pendakian itu saya benar-benar menikmati kebersamaan dengan adik saya. Kami menggembel disepanjang jalur Mahameru via Ranupani.

Pendakian yang memberi saya paling banyak pelajaran yaitu saat mendaki Gunung Kambuno. Selain medannya yang panjang, sekitar 50 km, sepanjang pendakian juga kami diguyur hujan terus menerus. Hujan seperti tidak mau habis. Kami memasang dan membongkar tenda setiap hari dalam keadaan hujan. Berjalanpun setiap hari dalam kondisi basah kuyup. Selain itu serangan lintah atau pacet disepanjang jalur amat meresahkan.


Apa impian mendaki gunung saya berikutnya?


Seperti yang saya sampaikan di awal, saat ini saya sulit merencanakan untuk naik gunung lagi. Selain ikatan pekerjaan, fisik juga mungkin sudah tidak sebaik dulu. Namun saya bukan orang tanpa cita-cita dong.

pendakian bawakaraeng

Saya masih memendam harapan untuk bisa mendaki dua gunung lagi. Pertama Gunung Latimojong, gunung tertinggi di daratan Sulawesi. Soalnya agak pincang ini. Saya telah mendaki 4 dari 5 gunung tertinggi di Sulawesi. Tidak akan lengkap jika saya belum ke Latimojong. Kedua, saya ingin mendaki dan melihat kawah Gunung Rinjani yang terkenal keindahannya.

Untuk kedua cita-cita ini saya ingin mengumpulkan teman-teman lama, teman mendaki waktu jaman kuliah yang amat saya rindukan. Saya merasa sekarang ini mendaki tanpa teman lama, kenangannya tidak akan sama.

* * *

Demikianlah sodara-sodara. Sekali Anda mendaki gunung, romantismenya akan melayang-layang dalam kenangan Anda sepanjang umur dengan penyebab yang maya nan sulit di jelaskan. Betul bahwa mendaki gunung itu melelahkan. Tapi suatu saat di masa depan, Anda mungkin akan berbangga menceritakan kisah-kisah pendakian Anda kepada orang lain. Jika beruntung, Anda akan bercerita sambil mengenang teman-teman lama yang sangat Anda rindukan. Itu romantisnya tiada tara.

* * *

Memahami Idealisme dari Kisah Edward Snowden

sinopsis film snowden

Pernahkah Anda menonton film berjudul Snowden? Jika belum, saya ingin merekomendasikan film ini untuk Anda nonton. Film yang dibintangi oleh Joseph Gordon Lewitt ini sebenarnya sudah lama rilis, kalau tidak salah tahun 2016. Namun di nonton sekarang pun saya yakin tak mengurangi kekuatan dari film ini. Biar saya tidak spoiler, Anda sebaiknya menonton filmnya lebih dahulu sebelum melanjutkan membaca tulisan ini.

Film Snowden di adaptasi dari kisah nyata tentang Edward Snowden yang sempat heboh di tahun 2013. Edward Snowden adalah seorang kutu komputer, warga negara AS yang membocorkan banyak rahasia operasi intelejen AS kepada dunia. Tindakannya ini membuat pemerintah AS murka dan menetapkan Snowden sebagai buronan negara.

Sebelum menjadi buronan, Snowden sebenarnya memiliki hidup yang sempurna. Di umur 29 tahun, ia telah memiliki kehidupan yang diimpikan oleh banyak anak muda seusianya. Ia bekerja di NSA, Badan Keamanan Nasional AS, sebagai kontraktor senior, dan memiliki seorang kekasih yang cantik.

Di NSA, Snowden di beri kesempatan memimpin proyek-proyek besar. Ia memiliki karir profesional yang cerah berbekal kecerdasannya sebagai ahli program keamanan komputer. Sungguh sebuah pekerjaan prestisius yang menjadikannya hidup berkecukupan.

Lalu mengapa ia berbalik arah melawan negaranya?

Bekerja di NSA menjadikan Snowden mengetahui dengan jelas proyek-proyek intelejen AS, baik yang benar maupun yang menurutnya tidak benar. Snowden lama kelamaan mulai terusik mengetahui fakta bahwa NSA melakukan beberapa proyek yang menurutnya mengancam privasi publik. Misalnya ketika ia mengetahui bahwa NSA secara sembunyi-sembunyi telah menyadap jaringan seluler setiap warga negara AS dengan dalih pencegahan terorisme.

Snowden bukan serta merta membelot. Pertama kali ia berusaha mempertanyakan hal tersebut kepada para petinggi NSA. Namun sayang usahanya tersebut tidak bersambut. Ia merasa sendirian. Banyak orang dalam tubuh NSA yang mengetahui proyek-proyek aneh yang dilakukan NSA, namun tak ada yang mau bersuara.

Saya melihat bahwa kisah Snowden ini adalah persoalan idealisme atau prinsip hidup. Snowden bukan tidak mencintai negaranya. Ia sejak muda telah bekerja di militer dengan maksud untuk melayani AS. Snowden mencintai AS, namun ia lebih mencintai kebenaran.

Puncaknya, Snowden berencana melakukan hal yang beresiko. Ia bermaksud menyampaikan data-data  proyek NSA kepada media-media terkemuka dunia. Snowden paham resiko yang akan ia hadapi. Tapi keinginannya untuk melakukan hal yang menurutnya benar sudah amat kuat. Ia rela menjadi buronan. Ia rela kehilangan kehidupan dan karir yang gemilang.

Snowden kemudian mengundang dua wartawan dari  The Guardian dan New York Times untuk menemuinya di Hongkong. Kepada kedua wartawan yang ia percayai tersebut, Snowden membeberkan beberapa data rahasia NSA. Ia berharap informasinya dapat dimuat di media dan disampaikan kepada seluruh dunia.

Sekejap saja setelah data-data itu terbuka ke publik, sektor intelejen AS terguncang. Mata dunia mulai terbuka akan lemahnya keamanan dan privasi di dunia maya. Konon, ikut bocornya data penyadapan AS terhadap beberapa kepala negara menyebabkan hubungan AS dengan beberapa negara memanas. Snowden sendiri seketika itu langsung menjadi buronan paling di cari oleh AS dan di buru ke seantero dunia.

Sampai hari ini Snowden masih terlantar. Ia hidup di Rusia, mencari perlindungan dari kejaran AS, negaranya sendiri. AS mencap Snowden sebagai pengkhianat, tapi sebagian warga AS menganggap ia sebagai pahlawan. Snowden juga tak pernah menyesal sedikitpun atas prinsip dan tindakannya.

Apakah Anda pernah mengalami posisi seperti Snowden? Suatu ketika Anda mengetahui bahwa ada yang salah namun orang lain bersikap cuek terhadap itu. Anda menganggap kesalahan itu mesti di koreksi tapi orang lain secara kolektif merasa itu normal-normal saja.

Nah, untuk mendobrak keadaan seperti itu dibutuhkan keberanian yang besar. Keberanian seperti Edward Snowden. Anda bukan hanya mesti berani melawan kebiasaan yang telah mengakar, namun juga harus siap menanggung resiko setelahnya. Kebanyakan yang saya ketahui, orang yang memiliki idealisme tinggi seperti ini selalu terpinggirkan.

Menjaga prinsip hidup secara konsisten memang berat, namun dengan itulah seorang manusia berharga. Saya sendiri selalu menaruh respek yang tinggi pada orang-orang yang memiliki prinsip yang kokoh, meski terkatung-katung mereka menjaganya. Ketika telah memiliki dasar yang benar dalam hidup, mereka tidak lagi membutuhkan persetujuan orang lain. Orang-orang seperti ini sampai kapanpun tidak akan tumbang oleh harta dan jabatan.

Wednesday, 29 July 2020

Teknik Berburu Babi Hutan

Babi hutan adalah salah satu hewan yang sering menjadi target buruan para penembak. Selain karena menjadi hewan hama yang mengganggu petani, babi hutan juga adalah bahan makanan bagi sebagian orang.

teknik dan cara menembak babi

Meskipun warga di desa saya tidak memakan daging babi, namun turun temurun kami telah memerangi hewan ini. Belakangan, kegiatan berburu babi hutan dengan menggunakan senapan angin sekaligus menjadi hobi yang menarik bagi warga desa, termasuk saya.

Bagi Anda yang juga senang berburu babi hutan, maka Anda memiliki salah satu hobi paling menyenangkan di dunia. Selain menyenangkan, berburu juga adalah aktivitas yang melatih ketelitian dan kesabaran.

Baca Juga:

Teknik Berburu Babi Hutan


Babi hutan adalah hewan bukan hanya rakus tetapi juga liar, sehingga sangat sulit untuk dijumpai dalam jarak dekat. Hewan-hewan ini memiliki indera penciuman yang tajam. Sedikit saja mencium aroma badan manusia, atau aroma lain yang aneh bagi mereka, maka mereka akan lari terbirit-birit dan menghilang ke dalam hutan dalam sekejap.

teknik dan cara menembak babi

Maka dari itu, selain mesti memiliki senapan yang handal untuk menembak, diperlukan cara dan teknik serta perencanaan berburu yang tepat, agar perburuan babi membuahkan hasil alih-alih babi buruan malah lari ketakutan dan semakin liar. Beberapa teknik berburu dibawah ini bisa Anda lakukan.


1. Mengumpulkan informasi di sekitar area perburuan


Hal pertama yang penting sekali dilakukan adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang lingkungan sekitar lokasi perburuan. Yang utama, Anda harus mengetahui kebiasaan babi hutan yang akan diburu. Anda bisa bertanya pada pemilik lahan, atau penduduk di sekitar.

Jika gangguan babi telah berlangsung lama, biasanya akan ada terbentuk pola. Mulai dari lokasi kemunculan babi, jalur masuknya, sampai pada jam-jam serangan babi. Ada babi yang menyerang di malam hari, ada juga yang siang hari. Ada yang datang berombongan, ada pula yang hanya satu dua ekor.

Dengan mengetahui informasi-informasi ini, anda bisa menentukan perencanaan berburu selanjutnya. Anda bisa menentukan akan berburu di malam hari ataukah siang hari. Anda juga telah mengetahui jalur yang sering dilalui target sehingga bisa menentukan titik tembak yang pas.


2. Menentukan posisi menembak


Langkah kedua setelah mengetahui perkiraan posisi babi, yaitu menentukan dimana Anda akan melepaskan tembakan. Ini juga bagian yang tidak kalah pentingnya.

Menentukan lokasi menembak berarti anda mesti berhitung jarak tembak, akurasi senapan, dan keamanan diri sendiri. Posisi yang terlalu jauh dari target akan menyebabkan power serta akurasi peluru melemah. Posisi yang terlalu dekat selain membahayakan diri sendiri, juga bisa menyebabkan babi tidak mau mendekat karena mencium aroma tubuh kita.

Menurut saya, posisi menembak terbaik dalam berburu babi adalah di tempat yang tinggi. Dengan demikian kita bisa leluasa mengamati target yang bergerak dibawah. Dikalangan pemburu, dikenal istilah ranggon. Ranggon adalah tempat yang dipersiapkan sebagai posisi melepaskan tembakan. Ada yang membuat ranggon berupa platform yang dipasang di atas pohon, ada pula yang hanya berupa dataran tinggi.

Menembak dari atas ranggon akan memberikan sudut tembak yang lebih ideal sehingga peluang mengenai target menjadi lebih tinggi.


3. Mempersiapkan umpan


Setelah menentukan posisi tembak yang baik, selanjutnya kita menyiapkan umpan. Umpan dimaksudkan untuk memancing babi agar diam di titik tembak yang kita inginkan. Seekor babi dalam posisi sedang memakan umpan biasanya akan diam sehingga memungkinkan  kita untuk membidik secara akurat.

Titik tembak, tempat kita meletakkan umpan, harus ditentukan sebelumnya. Titik tembah harus terjangkau dari posisi menembak dengan pandangan yang jelas, tidak terhalang apapun.

Umpan yang disiapkan berupa buah-buahan. Bisa jagung, kelapa, pisang mentah, atau buah apa saja yang disukai babi di sekitar lokasi. Letakkan umpan di titik tembak secara acak.

Baca Juga:


4. Bidik bagian tubuh vital


Untuk dapat melumpuhkan babi, bidiklah di bagian tubuh vital. Bidikan di area vital akan menumbangkan babi dalam sekali tembakan. Bidikan di area tubuh lain mungkin juga membunuh babi, tapi tidak seketika. Bisa jadi babi masih bisa berlari sehingga Anda mungkin akan kesulitan mengejarnya.

teknik dan cara menembak babi

Menurut beberapa sumber, titik vital babi terletak pada otak dan jantung. Jantung terletak tepat dibelakang kaki depan sedangkan otak terletak di antara telinga dan mata babi. Saya sepakat bahwa kedua titik ini bisa melumpuhkan babi seketika.

Menurut saya, bidikan di area kepala, antara telinga dan mata, lebih efektif dan mudah dikenai. Tunggulah sampai babi menghadap ke arah Anda lalu tembak pas di titik tersebut. Jika berhasil mengenai titik itu, biasanya babi akan langsung tumbang tanpa sempat berlari lagi.


5. Lepaskan tembakan terbaik


Kunci dari berburu adalah kesabaran. Kalau tidak memiliki kesabaran, maka simpan saja senjata di lemari. Kita tak cocok menjadi penembak. Hehe

Misalkan kita sudah lama mengintai babi buruan, dan suatu ketika target sudah di depan mata. Karena kurang sabar, satu tembakan yang meleset malah menyebabkan rombongan babi berhaburan lari kembali ke hutan. Biasanya jika sudah begini, butuh waktu lama untuk mereka berani kembali lagi.

Maka dari itu, intailah dengan sabar. Lepaskan tembakan setelah Anda yakin telah mendapatkan bidikan terbaik.


6. Gunakan peredam


Menggunakan peredam pada senapan berfungsi untuk meredam suara saat menembakkan peluru. Semakin baik peredam, semakin senyap juga suara tembakan.

Peredam penting digunakan saat memburu babi yang berombongan. Saat Anda menembak target pertama, babi yang lain mungkin akan ketakutan dan berlarian kabur. Namun jika anda menggunakan peredam yang baik, mungkin saja suara senapan Anda tidak akan begitu menakuti mereka. Dengan demikian, setelah melepaskan tembakan, Anda bisa membidik babi berikutnya.

Baca Juga:

Senapan Terbaik Untuk Berburu Babi Hutan


Senapan angin ada banyak sekali bentuk dan modelnya. Untuk target besar seperti babi hutan sebenarnya bisa saja menggunakan senapan uklik, jika jaraknya dekat dan penembak bisa mengenai titik vital di tubuh babi hutan. Ada senapan uklik berpower besar yang terbukti bisa menumbangkan babi hutan. Misalnya senapan Sharp Gofful Night Fury. Senapan uklik ini sudah banyak diakui kehandalannya dalam menembak target-target besar.

Namun saya sendiri merekomendasikan senapan precharged pneumatic atau PCP untuk berburu babi. Bagaimanapun juga, senapan PCP selalu memiliki power yang lebih besar daripada senapan uklik.

Pilihlah senapan PCP dengan tampungan tabung besar, yaitu dengan range 3000 - 5000 psi. Dalam istilah penembak, senapan untuk berburu hewan besar seperti ini sering disebut dengan istilah senapan big game. Dengan menggunakan senapan berpower besar, kemungkinan untuk menumbangkan babi hutan lebih besar.

*  *  *

Demikianlah beberapa teknik berburu babi hutan yang saya ketahui. Jika rekan-rekan pembaca mengetahui cara yang lain dan ingin memberi masukan, mohon berbagi di kolom komentar ya.

Menurut saya, cara terbaik untuk berburu babi adalah dengan membuat ranggon di atas pohon dengan jarak tembak yang sesuai dengan spesifikasi senapan. Waktu berburu terbaik adalah di malam hari. Namun untuk bisa melakukan tembakan di malam hari dengan baik, kita memerlukan tambahan perangkat Night Vision pada senapan. Sayangnya, Night Vision harganya cukup mahal di pasaran sehingga amat berat untuk dijangkau oleh penembak kere dan melarat seperti saya. Hehe

Namun jangan berkecil hati. Berburu babi hutan tetap bisa efektif dan menyenangkan dengan menerapkan teknik berburu yang baik. Selamat berburu rekan-rekan sedulur. Salam satu laras !

Friday, 24 July 2020

Menghitung Untung Rugi Usaha Ayam Petelur 500 Ekor

Usaha ayam petelur belakangan ini menjadi primadona usaha ternak seiring dengan tingginya permintaan telur di pasaran. Dari hari ke hari kebutuhan telur di masyarakat terus bertambah. Wajar saja, sebab selain menjadi lauk pauk rumah tangga, telur juga menjadi bahan baku untuk pembuatan panganan lainnya seperti kue, mie, serta beberapa makanan olahan.

Banyak peternak yang sukses mengembangkan usaha ini menjadi bisnis besar dengan populasi ayam sampai puluhan bahkan ratusan ribu ekor. Skala usaha sebesar ini sudah bisa menghasilkan omzet milyaran perbulan. Namun kini tidak sedikit juga yang menjalankan usaha ternak ayam petelur dalam skala rumahan saja, dengan populasi puluhan sampai ratusan ekor.

Omzet usaha tentunya berbeda untuk populasi ayam berbeda. Namun besarnya modal yang diperlukan untuk membuat usaha ayam petelur berpopulasi besar menjadikan opsi memulai usaha ini dengan populasi kecil cukup realistis. Saya sendiri memulai usaha ini dengan populasi 500 ekor saja. Itupun di angsur dua kali dikarenakan keterbatasan modal. Pertama saya memelihara 200 ekor ayam, lalu beberapa bulan kemudian saya tambah 300 ekor lagi.

untung rugi usaha ayam petelur 500 ekor

Nah, bagaimana kita menghitung analisa usaha ayam petelur 500 ekor? Berapa biaya produksi harian yang harus dikeluarkan? Berapa biaya pakan? Berapa jumlah produksi dan hasil penjualan telur setiap hari? Apakah ada untung atau malah rugi?

Disini akan saya uraikan untung rugi usaha ayam petelur berdasarkan pengalaman saya sendiri. Pertama, kita anggap bahwa Anda telah mengetahui modal awal seperti biaya pembuatan kandang, biaya pembelian pullet atau bibit ayam petelur, serta biaya pakan saat ayam belum bertelur. Jika belum, Anda bisa membaca tulisan saya tentang itu disini. Kedua, kita membuat analisis ini dengan asumsi bahwa 500 ekor ayam yang kita miliki telah berada pada fase produksi alias telah bertelur secara merata.

Selanjutnya, seperti halnya bidang usaha lain, untuk menentukan untung atau rugi, kita mesti menganalisa seberapa besar biaya produksi yang harus dikeluarkan dan berapa hasil penjualan telur. Selisih dari kedua komponen diatas akan menghasilkan kesimpulan untung atau ruginya sebuah usaha ayam petelur.

Baca Juga:


Biaya Produksi Harian Kandang Ayam Petelur 500 Ekor


Komponen biaya produksi harian dalam usaha ayam petelur terdiri dari biaya pakan, vitamin dan obat, serta gaji karyawan. Ada juga biaya lain seperti pembelian vaksin, tapi menurut saya jumlahnya tidak signifikan dan juga pemakaiannya juga tidak menentu.


1. Biaya Pakan


Biaya pakan adalah komponen terbesar dalam biaya produksi harian. Ayam petelur pada fase produksi membutuhkan pakan sebesar 110 gram/ekor/hari. Artinya, untuk ayam sejumlah 500 ekor membutuhkan pakan harian sebesar 55.000 gram atau 55 kg yang terdiri dari campuran jagung, bekatul, dan konsentrat.

Jika Anda telah membaca tulisan saya tentang Komposisi Pakan Ayam Petelur, artinya Anda sudah memahami hitungan-hitungan tersebut diatas.


Harga pakan perkilogram berbeda-beda untuk tiap daerah. Di tempat saya, setelah menggabungkan harga jagung, dedak, dan konsentrat, diperoleh harga pakan yaitu sebesar Rp.4.650 per kilogram.

Jadi, untuk 500 ekor ayam dibutuhkan biaya pakan sebesar 55 kg x Rp.4.650 = Rp.255.750 per hari.


2. Biaya Vitamin, Obat, dan Desinfektan


Vitamin dan obat sebenarnya tidak digunakan setiap hari. Vitamin diberikan sesekali saja, yang umumnya bertujuan untuk mencegah stress berlebihan pada ayam. Misalkan pada saat perpindahan kandang, cuaca yang tidak bagus, atau saat dilakukan vaksinasi. Obat-obatan diberikan kondisional saja, jika ada gejala sakit pada ayam. Jenis dan harga obatnya pun berbeda-beda.

Desinfektan disemprotkan sesekali disekeliling kandang untuk membunuh virus dan bakteri pengganggu. Selain itu, desinfektan juga digunakan sebagai biosecurity, disemprotkan ke tangan dan kaki orang yang keluar masuk kandang.

Karena pemakaiannya hanya sedikit, biaya untuk komponen ini tidak begitu besar. Untuk memudahkan perhitungan, kita ambil biaya rata-rata harian saja berdasarkan pengalaman saya yaitu Rp.40/ekor/hari. Jadi untuk 500 ekor ayam, kita membutuhkan biaya vitamin dan obat sebesar: 500 ekor x Rp.40 = Rp.20.000 per hari.


3.    Gaji Karyawan


Komponen biaya untuk gaji karyawan tentunya berbeda-beda bagi setiap orang karena ini termasuk personal agreement, alias kesepakatan pribadi. Terserah saja Anda ingin mengangkat berapa orang karyawan dan berapa gaji yang diberikan.

untung rugi usaha ayam petelur 500 ekor

Menurut saya, mengurus ayam petelur 500 ekor bukanlah pekerjaan yang berat. Malah, jika memungkinkan, anda bisa menjaganya sendiri. Jika anda telah menggeluti usaha ini, maka anda akan paham. Ada orang yang bisa menjaga kandang berpopulasi 8000 ekor seorang diri.

Misalkan saja kita hanya mempekerjakan satu orang untuk mengurus 500 ekor ayam. Tugasnya untuk menjaga kandang, memberi makan, dan mengumpulkan telur. Gajinya Rp.1.000.000 perbulan. Artinya, biaya gaji karyawan disini adalah Rp.33.300 per hari.

Dari uraian diatas, selanjutnya kita bisa menjumlahkan komponen-komponen biaya yang telah disebutkan. Hasilnya, kita dapatkan biaya produksi untuk ayam petelur 500 ekor yaitu sebesar Rp.309.000 per hari.

Baca Juga:


Produksi dan Hasil Penjualan Telur 500 Ekor Ayam


Untung ruginya usaha ayam petelur akan ditentukan oleh hasil penjualan telur. Banyaknya telur yang bisa di jual ditentukan oleh produktifitas ayam. Peternak mesti melakukan segala upaya untuk mencapai produktifitas ayam yang semaksimal mungkin.


1. Produktifitas Ayam Petelur


Produktifitas ayam petelur akan fluktuatif alias tidak menentu. Banyak faktor yang berperan disini. Mulai dari umur ayam, kualitas pakan yang diberikan, kebersihan air minum, bentuk dan kondisi kandang, cuaca, dll.

Saya kenal peternak yang bisa mencapai produktifitas ayam sampai 95% pada puncak produksi. Artinya, misalkan ia memiliki 1000 ekor ayam, ia bisa mendapatkan 950 butir telur setiap hari. Saya juga kenal peternak yang hanya bisa mendapatkan 700 butir telur dari 1000 ekor ayam. Artinya, produktifitas ayamnya hanya sekitar 70% saja. Kandang ayam saya sendiri saat ini hanya bisa mencapai produktifitas di angka 82%.

Untuk memudahkan perhitungan kita ambil produktifitas rata-ratanya saja, yaitu 75%. Jadi, dari 500 ekor ayam yang dimiliki, kita asumsikan bahwa produksi telurnya hanya 375 butir per hari.


2. Penjualan Telur Ayam


Penjualan telur ayam hasil peternakan lagi-lagi akan berbeda setiap daerah. Fluktuasi harga ini amat dipengaruhi oleh jumlah konsumen dan ketersediaan stok di pasaran.

Di daerah yang terdapat banyak peternakan ayam petelur, biasanya harga telur akan murah, sebab stok tersedia dalam jumlah banyak. Di daerah perkotaan, meskipun suplai telur banyak yang masuk dari segala arah, namun harga telur tetap terjaga tinggi sebab jumlah konsumen banyak. Untuk itu sangat penting untuk mempertimbangkan aspek pemasaran sebelum memulai usaha ayam petelur ini.


Di daerah saya, harga telur saat ini berada di angka Rp.39.000 per rak. Satu rak berisi 30 butir telur. Kadang harga naik sampai Rp.42.000 per rak, dan pernah juga turun di harga Rp.36.000 per rak.

Kembali kita ambil rata-ratanya untuk memudahkan kita membuat analisis ini. Kita asumsikan saja bahwa di kandang, kita menjual telur seharga Rp.38.000 per rak.

Dengan produksi telur kita tadi sebanyak 375 butir, artinya dalam sehari kita bisa menjual tak kurang dari 12 rak. Maka hasil penjualan telur kita adalah: Rp.38.000 x 12 rak = Rp.456.000 per hari.

Baca Juga:


Usaha Ayam Petelur 500 Ekor, Untung atau Rugi?


Nah, setelah menguraikan komponen biaya produksi, produktifitas ayam, dan hasil penjualan telur seperti diatas, maka kita dengan mudah dapat melihat untung atau rugi usaha ayam petelur kita.

Dalam usaha ayam petelur 500 ekor dibutuhkan biaya produksi harian sebesar Rp.309.000, sedangkan hasil penjualan telur sebesar Rp.494.000 perhari. Artinya dalam sehari kita bisa mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp.147.000. Jika dikalikan 30 hari, maka keuntungan bersih dalam kurun waktu sebulan yaitu sebesar Rp.4.410.000.

Untung? Itu tergantung dari persepsi Anda masing-masing. Jika anda memasukkan komponen lain seperti penurunan nilai aset, atau penyusutan kandang, maka itu lain cerita. Saya sendiri tidak begitu peduli dengan hal-hal tak tersebut. Hehe


Secara pribadi saya menganggap bahwa usaha ayam petelur dengan populasi 500 ekor cukup baik dijalankan sebagai usaha rumahan, alias bukan sebagai sumber penghasilan utama. Agar hasil lebih optimal, sebaiknya kandang dibangun tak jauh dari tempat tinggal agar mudah dikontrol. Lebih bagus lagi jika kita yang merawatnya sendiri, tak perlu menggaji karyawan.

Bagi Anda yang memang memiliki passion di usaha ayam petelur, memiliki 500 ekor ayam bisa menjadi sarana Anda untuk belajar. Anda bisa memahami seluk beluk usaha ini secara komprehensif terlebih dahulu sebelum bergerak ke populasi ayam yang lebih banyak dengan peluang dan tantangan bisnis yang lebih kompleks. Selamat beternak, sedulur !


Tuesday, 21 July 2020

Mengapa Saya Menulis Blog?


Saya suka menulis. Sejak masih bocah saya telah belajar menulis. Menulis apa saja. Waktu saya masih SD, sepulang dari sebuah tugas dinas di Kota Parepare, Ibu membeli untuk saya sebuah buku catatan. Di buku tersebut saya mulai menulis apa saja yang saya sukai. Saya menulis tentang teman-teman kelas, saya menulis bahan-bahan untuk membuat layangan, saya menulis nama-nama paman yang memberi saya uang jajan. Buku catatan itu masih ada sampai sekarang. Buku itu lalu penuh, lembaran kosongnya habis saat SMP.

Di SMA saya membeli sendiri sebuah buku catatan baru dan kembali saya tulisi lembar per lembar. Cerita ikut Palang Merah, diterima tim basket sekolah, resep kue kesukaan, dan masih ada juga nama-nama paman yang pernah memberi saya uang jajan. Buku catatan ini juga masih ada sampai sekarang.


Meski masih tersimpan baik-baik, tulisan-tulisan di buku catatan saya lebih banyak yang memalukan alih-alih bisa dibanggakan. Pernah suatu ketika saat istri saya sedang beres-beres rumah, ia menemukan buku-buku catatan jaman primitif saya itu. Saat itu saya tak ada dirumah. Istri saya membaca buku-buku itu sampai puas lalu membuli saya habis-habisan setelahnya. Untungnya, di buku catatan saya tak pernah menulis tentang mantan. Kalau sampai ia, maka sudah bisa dipastikan piring-piring di rumah bakal beterbangan. Hehe

Saat kuliah saya melihat makin banyak hal yang bisa ditulis. Dari pergaulan kampus yang nakal, organisasi mahasiswa, jajanan sekitar kontrakan, mahasiswa yang malas tapi mau jadi orang sukses, dosen yang pungli, demonstran yang dibayar, macam-macam. Dan saya mulai ingin tulisan saya di baca juga oleh orang lain. Rasanya pasti nikmat jika tulisan kita ada yang mau baca.

Saya lalu mulai mengirim tulisan saya ke redaksi koran. Pernah sekali, saya mengirim tulisan saya ke salah satu media cetak di Makassar. Waktu itu saya menulis opini tentang betapa konyolnya kegiatan training salah satu organisasi pergerakan mahasiswa berbasis Islam yang baru saja saya ikuti. Harapan saya tulisan itu bisa di muat di koran.

Editor korannya, yang seorang bapak-bapak, setelah membaca tulisan saya, ia tanya:

“Bagus ini. Kita ji sendiri tulis ini kah?’’

Songkolo ! Apa mahasiswa di jaman saya sudah sedemikian dungu untuk di percaya bisa menulis dengan baik? Buat apa juga saya repot-repot memperkenalkan tulisan orang lain?

Tulisan saya itu akhirnya tidak dimuat. Barangkali ada tulisan lain yang lebih baik. Tapi beberapa minggu setelahnya, tulisan saya yang lain terbit di seperempat halaman koran. Kalau tidak salah tulisan itu tentang keterlibatan mahasiswa dalam aksi kemanusiaan, seperti penanganan bencana dan pencarian korban hilang. Dan sampai hari ini honor untuk tulisan itu belum sempat saya ambil.

Tahun 2010 saya mengenal Blog, platform online untuk menulis dan memungkinkan bisa menjangkau pembaca yang banyak. Tentu saja saya langsung membuat Blog. Beberapa tulisan sempat saya terbitkan sebagai postingan Blog sebelum kesibukan sebagai mahasiswa membuat saya melupakan Blog tersebut.

Tahun 2013 ketika saya sudah lulus dan belum bekerja alias pengangguran, saya membuat Blog baru. Namun beberapa bulan setelahnya saya diterima bekerja dan kesibukan kantor menjadi alasan utama Blog yang saya buat kembali terlupakan.

Tahun 2015 ketika ketika saya sudah mulai beradaptasi dengan baik di pekerjaan, saya membuat Blog lagi, Blog yang sedang Anda baca ini. Meskipun masih aktif sampai sekarang, namun beberapa tahun terakhir saya jarang sekali bisa menulis. Entah, mungkin lelahnya pikiran akibat kerja membuat kreatifitas menulis jadi tumpul. Kadang sepulang kerja, halaman Blog saya buka, namun tak sekata pun bisa tertulis. Rasanya juga pikiran kritis saya makin lumpuh, tak ada satupun yang bisa saya protes. Memang kadang suasana nyaman membuat kita lemah.

Saya menganggap ini adalah penyakit, dan penyakit mesti di obati.

Beberapa bulan terakhir ini saya berusaha agar bisa rutin menulis lagi di Blog ini. Menulis apa saja. Curhat, catatan pekerjaan, imajinasi, tips perjalanan, apa saja. Itulah yang kini bisa Anda jelajahi di Blog ini.

* * *

Kebahagian bagi orang yang membuat tulisan adalah jika tulisannya ada yang baca. Demikian halnya dengan saya. Ternyata, meski tulisan saya masih sangat jauh untuk bisa dikatakan layak di baca, ada juga pembaca yang sudi mampir di Blog ini. Bahkan secara ajaib, bulan lalu tulisan-tulisan di Blog saya ini mencapai lebih dari 4000 pembaca dan mendapatkan 43.000 pengunjung sepanjang waktu.

Saya kan jadi terharu. Itu jumlah pembaca yang bagi saya terlalu banyak. Amat jauh melebihi pengharapan.


Kini saya bertekad untuk terus menulis. Untuk apa? Untuk membantu diri saya sendiri. Saya menemukan kesenangan dalam menulis. Saya senang berbagi pengalaman hidup, terlebih jika itu bisa membawa manfaat bagi orang lain yang membaca tulisan saya.

Saat ini saya bekerja di sebuah perusahaan konstruksi swasta yang bergerak di bidang pembangkit listrik. Saya akan banyak menulis tentang itu. Mungkin saja bisa bermanfaat bagi rekan-rekan se-profesi atau adik-adik pelajar yang membutuhkan. Di waktu libur, saya biasanya menghabiskan waktu dengan bertani dan beternak di kampung halaman saya di pegunungan Sulawesi Barat. Saya pun akan banyak menulis tentang itu. Bagaimana pertanian di kampung saya, bagaimana memelihara ternak, dan lain-lain. Selebihnya adalah kisah-kisah perjalanan atau cerita naik gunung jika masih ada.

Saya ingin berterima kasih kepada Anda yang telah membaca tulisan-tulisan di Blog ini. Baik yang rutin mampir maupun yang hanya kebetulan nyasar disini. Kehadiran Anda betul-betul adalah semangat saya dalam menulis. Meskipun, sekali lagi, tulisan saya masih sangat jauh untuk bisa dikatakan layak di baca, namun saya terus belajar dan akan berusaha membuat tulisan yang makin baik dari hari ke hari. Sekali lagi, Terima kasih !

Sunday, 19 July 2020

4 Alasan Kuat Mengapa Anda Harus Mulai Menulis di Blog

Di dunia ini tidak ada yang bisa memaksa Anda menulis. Dalam undang-undang, menulis tidak masuk dalam satu pun pasal kewajiban warga negara. Maka kita boleh saja melakukannya, tapi tidak wajib. Kecuali jika ada tuntutan lain yang menjadikan Anda wajib untuk menulis. Misalnya Anda wartawan media, maka mau tak mau Anda harus menulis sebab pembaca media mau membaca apa jika Anda tidak menulis. Hehe

Di era 4.1 yang serba digital sekarang ini, menulis tidak hanya bisa dilakukan di kertas. Kini ada flatform online yang memungkinkan tulisan kita dapat menjangkau pembaca yang tak terbatas. Ada flaform gratisan seperti Blogspot, Wordpress, atau Tumblr, dan ada pula yang berbayar.

Melalui artikel ini saya hendak mengajak Anda untuk mulai menulis, meskipun Anda bukan wartawan. Buatlah Blog, kembangkan menjadi sebuah website yang bagus, dan bagikan tulisan-tulisan Anda secara online.

alasan kuat menulis di blog

Untuk menulis, kita semua perlu alasan. Dengan itu kita akan semangat dan konsisten melakukannya. Ada orang yang menulis karena memang hobi. Ia menganggap menulis ibarat lari pagi yang mesti dilakukan tiap hari sebab dengan begitu ia merasa senang. Ada orang menulis karena katanya menulis dapat melepaskan beban pikiran. Menulis mungkin terasa seperti curhat bagi orang-orang ini. Ada pula orang yang menulis karena ingin menjadi bagian dari sejarah. Konon dengan menulis lalu menyebarkannya secara online, mereka akan kekal dalam ingatan manusia. Hehe

Bagi Anda yang tidak cocok dengan alasan-alasan diatas, jangan khawatir. Di bawah ini masih ada beberapa alasan lain mengapa Anda harus mulai menulis di Blog. Bagi saya sendiri, alasan-alasan ini sangat powerfull untuk mendorong saya terus menulis.


Membantu Orang Lain


Alasan pertama dan paling penting adalah menulis untuk membantu orang lain. Sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, membantu sesama harus selalu menjadi prioritas. Bagaimana bisa dengan menulis dapat membantu orang lain?

Sekarang ini hampir segala solusi untuk permasalahan peradaban bisa ditemukan di internet. Jika ada sesuatu yang tidak kita ketahui, dengan mudah kita tinggal mengetik kata kuncinya di Google dan  ribuan tulisan yang sesuai akan muncul seketika.

alasan kuat menulis di blog

Nah, jika Anda menulis sesuatu yang bermanfaat di Blog, misalkan sebuah tips atau rekomendasi untuk suatu masalah, maka orang akan menemukan tulisan anda dan mungkin saja menjadi solusi bagi permasalahan mereka. Dengan demikian, secara tidak langsung anda telah membantu orang lain.

Di Blog ini saya sering menulis tentang pengalaman saya beternak ayam. Anda mungkin tidak akan percaya bahwa sudah puluhan orang yang menghubungi saya secara langsung setelah membaca tulisan saya. Ada yang bertanya cara mencampur makanan ayam, ada yang meminta gambar kandang ayam, dan banyak pula yang sekedar bertegur sapa. Tentunya saya sangat senang sebab tulisan saya bisa bermanfaat bagi orang lain.


Mengembangkan Wawasan


Dengan menulis, secara tidak sadar anda akan mendapatkan peningkatan wawasan. Biasanya sebelum kita mulai membuat tulisan tentang suatu topik, kita perlu mengetahui topik tersebut secara lengkap agar tulisan yang kita hasilkan lengkap dan informatif. Mungkin kita perlu mengingat-ingat kembali pengalaman lama, membaca buku yang berkaitan dengan topik tersebut, ataupun membaca artikel lain yang sesuai lalu kemudian dipadukan dengan pengetahuan kita sendiri.

alasan kuat menulis di blog

Misalkan kita hendak menulis cerita perjalanan wisata ke Candi Borobudur. Nah, untuk melengkapi tulisan kita, mungkin kita perlu membaca artikel tentang candi tersebut. Mungkin kita ingin menambahkan sedikit informasi tentang sejarah candi, atau kisah di balik pembuatan candi. Atau barangkali kita ingin menambahkan harga-harga penginapan yang tersedia di sekitar candi tersebut. Dengan demikian tulisan kita nantinya akan lebih berbobot.

Saat melakukan riset sederhana tentang topik Candi Borobudur, secara tidak sadar pengetahuan kita tentang candi tersebut menjadi segar dan tentunya bertambah luas.

Begitupun saat hendak membuat tulisan dengan topik lain. Riset-riset kecil yang dilakukan akan meningkatkan wawasan kita tentang topik tersebut. Mungkin itulah sebabnya, kebanyakan penulis yang saya kenal amat cerdas dan berwawasan luas. Ngobrol tentang apa saja bisa nyambung. Hehe


Melatih Kemampuan Menulis


Rutin menulis di Blog akan melatih kemampuan kita untuk membuat tulisan yang baik. Tulisan yang baik bukan hanya berbobot dan informatif melainkan juga harus sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan yang baku.

alasan kuat menulis di blog

Anda belum paham kaidah penulisan yang bagus? Tidak masalah. Lihatlah tulisan ini. Masih banyak kesalahan pemakaian huruf kapital serta tanda baca. Tapi tak menyurutkan semangat saya untuk terus menulis. Tulisan-tulisan saya terdahulu malah lebih parah. Perlahan-lahan, sambil terus membuat tulisan di Blog, kemampuan menulis kita akan bertambah dengan sendirinya.

Saat sering berkecimpung di lingkungan per-Blog-an, kita akan sering melihat tulisan yang di buat oleh orang lain yang mungkin saja lebih bagus, tanda bacanya tepat, sehingga nyaman di baca. Dari sanalah secara sadar atau tidak kita telah belajar. Lama-kelamaan tulisan kita juga makin hari makin bagus.

Menulis dengan kaidah yang benar adalah kemampuan yang penting di jaman sekarang ini. Di bidang akademik, di pekerjaan, ataupun di lingkungan sehari-hari, teknik menulis akan selalu bermanfaat. Ini akan menjadi softskill yang membedakan kita dari orang lain.


Menghasilkan Uang


Di era ekonomi digital sekarang ini, jika kita tidak memiliki investasi yang digital pula, maka agak miris rasanya. Lihatlah keluar, orang-orang sudah bisa menghasilkan uang meski tak bekerja secara nyata.

Orang bisa berpenghasilan milyaran sebulan dengan meng-upload video ke kanal Youtube. Ada orang yang kaya raya dengan menjual foto ke website virtual. Ada banyak penjual yang sukses meraup keuntungan dari menjajakan dagangannya secara online. Jumlah pekerja digital ini terus bertambah dari tahun ke tahun.

alasan kuat menulis di blog

Jika Anda termasuk orang yang masih terlelap, tidak menyadari perubahan jaman seperti ini, maka bangunlah segera. Saya tidak meminta Anda untuk berhenti dari pekerjaan kantoran dan mulai menjadi Youtuber. Hehe. Tidak sama sekali. Namun Anda harus mulai memikirkan untuk memiliki investasi yang berbasis digital.

Menulis di Blog adalah salah satu bentuk investasi digital. Jika tulisan Anda disukai orang lalu pembaca mulai berdatangan dan jumlahnya bertambah dari hari ke hari, maka itu adalah modal yang berharga bagi Anda. Saat trafik pembaca Blog sudah tinggi, Anda dapat mengatur Blog Anda sedemikian rupa sehingga mendapatkan tawaran iklan untuk dipajang di Blog tersebut. Dari iklan itu, Anda bisa mendapatkan uang.

Penghasilan dari Blog jumlahnya akan bergantung pada tulisan-tulisan Anda. Semakin menarik tulisan, maka semakin banyak pula pengunjung yang datang. Saat pengunjung semakin banyak, maka peluang mendapatkan penghasilan yang lebih besar juga terbuka lebih luas.

* * *

Demikianlah saudara-saudara. I strongly suggest you to start writing. Hari ini juga, menulislah. Tulis apa saja yang sekiranya akan bermanfaat lalu bagikan di Blog. Isi pikiran Anda, ide-ide, literasi, serta pengalaman hidup Anda adalah pengetahuan yang mungkin dibutuhkan oleh orang di sisi dunia yang lain. Maka menulislah. Toh, selain akan bermanfaat untuk orang lain, menulis ternyata bisa membawa manfaat yang besar bagi diri kita sendiri.

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Apa isi Blog ini? Catatan perjalanan, opini, dan esai ringan seputar Engineering.
Done